SUARA TASIKMALAYA – Persib Bandung yang dilatih oleh Luis Milla akhir-akhir ini seringkali mendapat hasil kurang memuaskan di BRI Liga 1.
Terakhir, Persib dibantai Persita pada Minggu (9/4/23) dengan skor telak empat gol tanpa balas.
Hasil ini membuat para pendukung bertanya-tanya, apa sebenarnya yang terjadi dengan Persib.
Tidak sedikit spekulasi yang dilontarkan para pendukung maupun pengamat sepak bola.
Persib diduga mengalami konflik taktik dengan Luis Milla.
Analis Sepak Bola, Tommy Desky, menyampaikan dalam kanal YouTubenya (11/3/23), bahwa terdapat ketidakcocokan antara visi bermain Luis Milla dengan para pemain Persib.
Luis Milla dikenal dengan pelatih yang memiliki prinsip permainan pro aktif, progresif, dan konstruktif.
Pro aktif berarti pemain harus berani menguasai bola, progresif itu cepat bergerak ke depan, dan konstruktif yakni membangun serangan dari lini belakang.
Gaya permainan perfeksionis dari Luis Milla inilah yang sulit diterapkan oleh para pemain Persib.
Baca Juga: Persib Bajak Tiga Pemain Rival, Gerakan Senyap Luis Milla Berbuah Manis
Pelatih asal Spanyol itu merasa bahwa para pemain sudah tidak percaya kepada dirinya.
"Saya merasa para pemain tidak percaya kepada saya, karena hasil dan cara bermain mereka seperti ini setelah melawan Persita. Saya tidak mengerti dan ini harus dianalisis saat musim berakhir nanti," ujar Luis Milla kepada awak media.
Ketidakcocokan Luis Milla dengan gaya bermain para pemain Persib didukung pula dengan pernyataan dirinya ketika diwawancarai media Spanyol beberapa waktu lalu.
Ia mengakui bahwa para pemain di Indonesia, khususnya lokal, sulit untuk memahami pemahaman dasar sepak bola seperti yang biasa terjadi di Eropa.
Hal inilah yang membuat terjadinya konflik taktik antara Luis Milla dengan Persib.
Masa depan Luis Milla juga masih tanda tanya.
Berita Terkait
-
Cerdas, Persija Pastikan Jamu PSS Sleman di GBK, Alamat Runner Up Disabet!
-
Pemain Persib Seharga Rp3,4 Miliar Ini Diminati 3 Klub, Bahaya, Kontraknya Segera Habis!
-
Hanya Ini Skema Agar Persib Bisa Amankan Posisi Runner Up BRI Liga 1 2022/2023 Sekaligus Curi Tiket AFC Cup
-
Persib Bandung Harus Legowo Jika Finish di Peringkat Tiga BRI Liga 1 dan Tak Dapat Tiket AFC Cup
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League