/
Kamis, 13 April 2023 | 13:10 WIB
Ciri-ciri orang yang mendapatkan Lailatul Qadar menurut Prof Quraish Shihab (suara.com)

SUARA TASIKMALAYA - Artikel ini berisi dua tanda orang istimewa yang mendapatkan Lailatul Qadar menurut Prof Quraish Shihab.

Beberapa orang kemungkinan penasaran tentang kapan hingga siapa saja orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar yang istimewa ini.

Seperti yang diketahui Lailatul qadar merupakan salah satu malam di bulan Ramadhan yang sangat istimewa bagi seluruh umat muslim.

Lailatul Qadar dapat dimaknai sebagai malam ketika Allah SWT untuk pertama kalinya  menurunkan wahyu berupa ayat-ayat Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad saw melalui malaikat Jibril.

Malam Lailatul Qadar tak diketahui kapan waktunya, namun karena tak sedikit keutamannya, maka banyak pula yang ingin berburu mendapatkan pahala dari malam penuh berkah ini.

Para ulama menyebut bahwa umat muslim bisa mencari malam Lailatul Qadar itu di malam ganjil yaitu pada 10 malam terakhir bulan suci Ramadhan seperti malam 21, 23, 25, 27, dan 29.

Kamu bisa berikhtiar semaksimal mungkin dengan melakukan berbagai amalan wajib dan sunnah agar dapat meraih malam Lailatul Qadar.

Belum lama ini Prof Quraish Shihab membagikan tanda seseorang mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar.

Hal tersebut ia sampaikan kepada Najwa Shihab dalam unggahan video YouTube Najwa Shihab, beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga: 4 Zodiak yang Sulit untuk Memaafkan dan Cenderung Menyimpan Dendam

Adapun 2 tanda orang yang mendapatkan Lailatul Qadarmenurut Prof Quraish Shihab adalah sebagai berikut.

1. Meningkat Kebaikannya 

Menurut Prof Quraish Shihab, seseorang yang mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar akan meningkat kebaikan-kebaikannya setelah berakhirnya bulan Ramadhan.

Menurutnya tidak mungkin seseorang yang mendapatkan lailatul qadar ibadahnya masih begitu-begitu saja tak ada peningkatan.

"Pertama orang yang pernah bertemu dengan Lailatul Qadar pasti dari saat ke saat meningkat kebaikannya kalau masih itu-itu saja apalagi tidak mungkin," kata Prof Quraish Shihab.

2. Damai kepada diri sendiri dan orang lain

Seseorang yang mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar akan merasa damai hatinya baik pada diri sendiri maupun orang lain.

"Pertama di harus dia damai dengan dirinya tidak menggerutu rezeki saya kok cuma sekian, damai diterima apa adanya dia berusaha sekuat tenaga Apa hasilnya diterima," ucap Prof Quraish Shihab.

Prof Quraish Shihab juga menjelaskan bahwa orang yang damai hatinya biasanya mampu membantu dan memberi kebaikan untuk orang lain.

"Damai kepada orang lain dan damai itu ada damai aktif ada damai pasif, tidak mengganggu orang itu sudah damai namanya, kalau mau memberi dia itu damai aktif orang yang bertemu dengan Lailatul Qadar pasti hatinya damai dengan dirinya dan damai dengan orang lain", kata Prof Quraish Shihab.

Tak hanya itu kedamaian yang dimaksud menurut Prof Quraish Shihab akan berlanjut setelah orang tersebut meninggal dunia hingga mencapai surga.

"Kedamaian itu berlanjut kalau ayat itu berkata sampai terbitnya Fajar, sampai esok hari kata ulama tidak sampai terbitnya hidupnya yang baru di akhir setelah dia meninggal, dia hidup lagi dalam fajar hidupnya yang baru dia damai maka tempatnya adalah daarussalaam negeri yang penuh kedamaian Negeri penuh kedamaian itu surga," pungkasnya. (*)

Load More