SUARA TASIKMALAYA - Kabar buruk menimpa salah satu klub besar di Liga 1, Persib Bandung, yang tak lolos persyaratan regulasi AFC Champions League 2023.
Hal itu disampaikan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui rapat Komite Lisensi Klub pada Rabu (17/5/2023).
Ketua Komite Lisensi Klub, Timmy Setiawan memimpin rapat tersebut. Rapat digelar bersama anggota, yaitu M. Hanafing Ibrahim, Asep Saputra, Yakub Adi Krisanto, dan Juninho Widjaja.
Dalam hasil rapat tersebut, disebutkan bahwa untuk regulasi AFC Champions League, PSSI Club Licensing Regulation menetapkan hanya ada enam klub saja yang memenuhi status Granted with Sanction.
Namun, dalam enam klub yang disebutkan oleh PSSI, tak ada klub Persib Bandung di dalamnya.
Enam klub itu adalah Persija Jakarta, PSM Makassar, Borneo FC, Bali United, Persebaya Surabaya, dan Madura United.
"Dengan melihat dan mendengarkan paparan dari Departemen Klub Lisensi, Komite telah memutuskan secara kolektif kolegial terhadap hasil lisensi klub musim 2022/2023," ungkap Timmy Setiawan.
"Komite juga nantinya akan menyampaikan hasil ini kepada Ketua Umum PSSI," sambungnya.
Kendati demikian, Persib masih bisa mengajukan banding hingga 24 Mei 2023 mendatang.
Baca Juga: Hasil NBA: Miami Heat Ambil Kemenangan dari Markas Boston Celtics di Final Wilayah Timur
Hal ini juga disampaikan sebagaimana dikutip tasikmalaya.suara.com dari PSSI, bahwa klub bisa mengajukan banding hingga 24 Mei 2023. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman
-
Di Balik Kenaikan Tarif Visa Jepang: Ada Saringan Kelas yang Disembunyikan?
-
Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
5 Kulkas Tanpa Bunga Es Harga Rp3 Jutaan, Hemat Listrik dan Anti Bau
-
Mees Hilgers Mangkir dari Latihan FC Twente, Masa Depannya Makin Runyam
-
Gaji Rp8 Juta Kena Pajak Berapa? Begini Panduan Menghitungnya
-
Sindrom Ring of Fire: Mengapa Gempa Jepang Bikin Kita Refleks Panik?
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah