SUARA TASIKMALAYA – Inara Rusli Disindir Kakak Virgoun, Dokter Richard Lee Ikut Beri Dukungan: Orang Jahat Nggak Perlu Dibalas.
Belum lama ini, Inara Rusli mendapat sindiran keras dari kakak Virgoun, Febby Carol. Febby menyindir Inara Rusli lantaran sudah membongkar aib adiknya.
Melalui Instagram pribadinya, Febby menuding Inara menyembunyikan sifat aslinya, ia bahkan menyebut Inara dengan sebutan sok suci.
Menanggapi hal tersebut, dr. Richard Lee pun memberi dukungan kepada Inara Rusli. Dirinya meminta Ibu tiga anak itu agar tidak terpancing emosi.
“Saya kasih support aja yang terbaik buat Inara, jangan terpancing emosi,” ungkap dr. Richard Lee, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Sabtu (10/6/2023).
Sering curhat, pria kelahiran tahun 1985 itu selalu menyarankan Inara dengan berbagai hal positif, hingga meminta mantan personil Bexxa itu untuk tidak membalas perlakukan jahat orang lain.
“Kita sering ngobrol-ngobrol, apapun beritanya kita sering ngobrol, aku sering kasih tau dan tetap kasih sesuatu yang positif ajalah,” jelasnya.
“Orang jahat nggak perlu dibales jahat, orang nyinyir nggak perlu dibales nyinyir,” sambungnya.
Lebih lanjut, dr. Richard Lee menganggap Inara sebagai sosok yang baik hati dan sangat positif.
“Inara orangnya baik, dari dalam hatinya memang orangnya baik, orangnya positif banget,” kata Richard Lee. (*)
Berita Terkait
-
Dokter Richard Lee Dapuk Inge Anugrah Jadi Direktur Marketing untuk Perusahaannya
-
Kakak Virgoun Bantah Sindir Inara Rusli Agar Ganti Rugi Biaya Berobat yang Capai Miliaran Rupiah: Itu Buat Virgoun
-
Podcast dengan Inge Anugrah, Dokter Richard Lee Ungkap Anak Ketiganya Autis:Belum Bisa Bicara di Usia 4 Tahun
-
Ikut Dicolek Kakak Virgoun, Denny Sumargo Buka Lebar Pintu Podcast untuk Klarifikasi
-
Sentil Inara Rusli soal Perceraian Adiknya, Kakak Virgoun: Sok Suci!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026