/
Rabu, 14 Juni 2023 | 09:25 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. Pelaku yang merupakan seorang guru berinisial IKS (40), tega menganiaya sang pacar inisi PEI (31). (Pexels)

SUARA TASIKMALAYA - Aksi brutal seorang guru di Bali membuat wanita cantik luka-luka. Pelaku yang merupakan seorang guru berinisial IKS (40), tega menganiaya sang pacar inisi PEI (31).

Sebelum aksi kekerasan dan penodongan terjadi, pelaku sempat "dilayani dinas" oleh korban.

Warga Banjar Dinas Bingin Banjah, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Buleleng, memadu kasih layaknya suami istri. 

Namun setelah dilayani pelaku marah lantaran korban meminta putus. Merasa tidak terima pelaku lalu menganiaya korban dengan gagang pistol airsoft gun di Jalan Pelabuhan Benoa, selatan Kelenteng Denpasar.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Losa Lusiano Araujo kepada awak media mengatakan pertengkaran tersebut terjadi karena korban minta putus hubungan alias putus pacaran.

Untuk memenjarakan pelaku, penyidik menjeratnya dengan Pasal 170 Ayat 2 ke-3 dan atau Pasal 351 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. 

Poin to point Fakta Kasus Kekerasan, Korban "Dipake" lalu dianiaya

1. Seorang oknum guru berinisial IKS (usia 40 tahun) melakukan penganiayaan dan penodongan terhadap mantan pacarnya, PEI (usia 31 tahun) pada Sabtu, 27 Mei 2023.

2. Terungkap bahwa sebelum kejadian tersebut, IKS dan PEI melakukan hubungan intim.

Baca Juga: TERPOPULER: Luah Mahessa Darah Jerman di Tubuh Persib Bandung, Ada Kejutan Setelah Rekrut Alberto Rodriguez

2. Kejadian penganiayaan terjadi di Jalan Pelabuhan Benoa, selatan Kelenteng Denpasar, dengan IKS menggunakan gagang pistol airsoft gun.

3. IKS dan PEI menjalin hubungan sejak 2017, namun putus karena IKS sudah menikah.

4. Setelah penganiayaan, IKS dan PEI berbicara dan melakukan hubungan badan di rumah PEI di Jalan Gurita Denpasar.

5. PEI meminta putus hubungan, yang membuat IKS marah dan mendatangi PEI di Denpasar.

6. PEI mengalami luka memar pada leher dan lengan akibat penganiayaan oleh IKS.

7. Setelah situasinya tenang, IKS membawa PEI pulang ke Buleleng.

Load More