SUARA TASIKMALAYA - Aksi brutal seorang guru di Bali membuat wanita cantik luka-luka. Pelaku yang merupakan seorang guru berinisial IKS (40), tega menganiaya sang pacar inisi PEI (31).
Sebelum aksi kekerasan dan penodongan terjadi, pelaku sempat "dilayani dinas" oleh korban.
Warga Banjar Dinas Bingin Banjah, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Buleleng, memadu kasih layaknya suami istri.
Namun setelah dilayani pelaku marah lantaran korban meminta putus. Merasa tidak terima pelaku lalu menganiaya korban dengan gagang pistol airsoft gun di Jalan Pelabuhan Benoa, selatan Kelenteng Denpasar.
Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Losa Lusiano Araujo kepada awak media mengatakan pertengkaran tersebut terjadi karena korban minta putus hubungan alias putus pacaran.
Untuk memenjarakan pelaku, penyidik menjeratnya dengan Pasal 170 Ayat 2 ke-3 dan atau Pasal 351 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Poin to point Fakta Kasus Kekerasan, Korban "Dipake" lalu dianiaya
1. Seorang oknum guru berinisial IKS (usia 40 tahun) melakukan penganiayaan dan penodongan terhadap mantan pacarnya, PEI (usia 31 tahun) pada Sabtu, 27 Mei 2023.
2. Terungkap bahwa sebelum kejadian tersebut, IKS dan PEI melakukan hubungan intim.
2. Kejadian penganiayaan terjadi di Jalan Pelabuhan Benoa, selatan Kelenteng Denpasar, dengan IKS menggunakan gagang pistol airsoft gun.
3. IKS dan PEI menjalin hubungan sejak 2017, namun putus karena IKS sudah menikah.
4. Setelah penganiayaan, IKS dan PEI berbicara dan melakukan hubungan badan di rumah PEI di Jalan Gurita Denpasar.
5. PEI meminta putus hubungan, yang membuat IKS marah dan mendatangi PEI di Denpasar.
6. PEI mengalami luka memar pada leher dan lengan akibat penganiayaan oleh IKS.
7. Setelah situasinya tenang, IKS membawa PEI pulang ke Buleleng.
Tag
Berita Terkait
-
TOK! Kasasi Ditolak, AG Tetap Dihukum 3,5 Tahun Penjara Di Kasus David Ozora
-
Kronologi Bule di Bali Nekat Setir Angkot: Alasan Tak Masuk Akal, Ending Ditilang
-
Segini Harga Pasar Jesse Lingard Jika Klub Indonesia Berminat Merekrutnya
-
Diusulkan Perindo Jadi Cawapres Ganjar, Ini Rekam Jejak Tuan Guru Bajang
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
5 Lipstik Pinkish Brown Manis, Cocok untuk Semua Skin Tone
-
4 Rekomendasi Destinasi Wisata di Babakanmadang Bogor, Pas Buat Healing dan Bikin Hati Adem
-
Reaksi Eca Aura Kepergok Simpan Tabung Diduga Whip Pink, Panik?
-
Fakta-fakta Penemuan Bayi Laki-Laki di Kolong Meja Warung Gorengan di Lumajang
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka