SUARA TASIKMALAYA - Seorang siswi SMA di Kecamatan Pakisaji, Jepara berinisial SA (17) mengalami kekerasan seksual untuk terlibat dalam hubungan intim main bertiga dengan sepasang suami istri (pasutri).
Pasutri yang berinisial NG (30) dan NP (27) adalah om dan tante dari pacar SA.
NG, yang bekerja sebagai supir, ternyata telah melakukan hubungan seksual dengan pacar keponakannya secara berulang.
Sebelum terpaksa terlibat dalam threesome, SA dipaksa menyaksikan kedua pelaku melakukan hubungan intim di depannya.
SA menuruti permintaan NG karena takut dengan paman pacarnya.
Korban yang tidak berdaya diancam untuk melakukan tindakan seksual yang tidak sesuai dengan keinginannya di dalam kamar rumah tersangka.
Artikel ini membahas kasus pemerkosaan yang melibatkan seorang siswi SMA di Kecamatan Pakisaji, Jepara. Berikut adalah poin-poin penting dalam artikel tersebut:
1. Seorang siswi SMA berinisial SA (17) dipaksa untuk berhubungan intim secara threesome oleh sepasang suami istri (pasutri).
2. Pasutri tersebut berinisial NG (30) dan NP (27), yang merupakan om dan tante dari pacar SA.
3. NG, yang bekerja sebagai supir, sudah sering melakukan hubungan seksual dengan pacar keponakannya sebelumnya.
4. Sebelum dipaksa melakukan threesome, kedua pelaku melakukan hubungan intim di depan siswi SMA tersebut.
5. SA menuruti permintaan NG karena takut dengan paman pacarnya. Korban yang tak berdaya diancam untuk melayani penyimpangan seksual di kamar rumah tersangka.
6. Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, menyatakan bahwa korban mengenal baik kedua tersangka karena sudah lama berpacaran dengan keponakan tersangka.
7. Perilaku seksual tak wajar NG telah melalui persetujuan istrinya, NP, yang membiarkan suaminya tersebut mencabuli korban.
8. NG secara diam-diam memperkosa korban di sebuah hotel di Kabupaten Jepara tanpa sepengetahuan istrinya.
10. Kasus ini terungkap setelah orangtua korban melapor ke Polres Jepara setelah mencurigai perubahan psikis putrinya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Pelaku Penganiaya Siswi SMA di Tasikmalaya Ternyata Bukan Anak Pejabat Kemendikbud, Lalu Siapa?
-
UPDATE! Diduga Penguntit Siswi SMA di Tasikmalaya sudah Ditangkap Polisi, Pelaku: Jodoh Siapa yang Tahu
-
Cerita Denise Chariesta Main Bertiga dengan RD Bersama Artis Cantik C, Mengaku Sampai Main Belakang Berkali-kali
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dari Partai Sosialis hingga Komunis Ramai-ramai Buka Suara Jelang Prancis vs Spanyol, Ada Apa?
-
Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar
-
Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian
-
Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional
-
AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran
-
Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030
-
Menelisik Sisi Gelap Kejiwaan Manusia dalam Film Obsession
-
Dihadiahi Timah Panas! Dua Pembunuh Wanita di Lampung Utara Ternyata Positif Sabu
-
Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar