SUARA TASIKMALAYA - Dalam sebuah unggahan akun Instagram Persija Development, terlihat sosok pria yang diduga sebagai Jeong Seok-seo, yang akrab dipanggil Jeje, hadir mengikuti kursus kepelatihan PSSI.
Kehadiran Jeje dalam acara ini menimbulkan tanda tanya apakah dia berambisi menjadi pelatih Timnas Indonesia di masa depan.
Seperti yang diketahui, Jeje tampak berlatih bersama para calon pelatih lainnya di sebuah lapangan. Mengenakan rompi berwarna hijau yang mengidentifikasikan peserta kursus kepelatihan lisensi D PSSI tahun 2023, Ia tampak bersemangat dalam sesi praktek di lapangan.
Dalam keterangan unggahan tersebut, dijelaskan bahwa peserta kursus dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi kelas dan sesi praktek di lapangan.
"Selama mengikuti kursus ini para peserta dibagi dalam 2 sesi, yang pertama sesi kelas dan untuk yang kedua sesi praktek di lapangan," tulisnya.
Jeje bukanlah sosok yang asing di dunia sepak bola Indonesia. Sebagai penerjemah setia pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, Jeje sering terlihat berada di samping pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Dalam berbagai kesempatan, Shin Tae-yong menjawab pertanyaan dari wartawan, sementara Jeje mengalihbahasakan jawaban sang pelatih untuk para media.
Menariknya, Jeje sendiri telah menetap di Indonesia sejak tahun 2008 dan telah menghabiskan 14 tahun hidupnya di Tanah Air. Meskipun masih berstatus sebagai warga negara Korea Selatan, kecintaan dan komitmennya terhadap sepak bola Indonesia tak pernah diragukan.
Dengan pengalaman dan pengetahuan yang telah diperolehnya selama bertahun-tahun mendampingi Shin Tae-yong, muncul pertanyaan apakah Jeje akan mengikuti jejak pelatihnya dan mencoba untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia di masa depan.
Mengikuti kursus kepelatihan lisensi D PSSI adalah langkah awal yang menjanjikan untuk meraih ambisinya tersebut.
Kiprahnya sebagai penerjemah sekaligus asisten Shin Tae-yong tentu memberikan wawasan dan pemahaman yang mendalam mengenai strategi dan taktik sepak bola.
Jika nantinya Jeje memutuskan untuk menjadi pelatih, tidak diragukan lagi bahwa ia telah memiliki dasar yang kuat untuk membawa perubahan dan kontribusi positif bagi sepak bola Tanah Air. (*)
Berita Terkait
-
Media Malaysia Dukung Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Prediksi Bisa Lolos Mudah
-
Berpotensi Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Media Vietnam Anggap Remeh
-
Bek Timnas Argentina German Pezzella Bahas Lemparan Maut Pratama Arhan, Berbahaya tapi...
-
Fakta-fakta Unik Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Sudah Tahu?
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Korea Utara, akan Saling Gebuk di Asian Games 2022
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Detik-Detik Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Hancur di Kalimantan Barat
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka
-
Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah