SUARA TASIKMALAYA - Tujuan Adik Raffi Ahmad, Nisya Ahmad bergabung di Partai Amanat Nasional (PAN) mengingatkan pandangan dari Rocky Gerung yang membahas tentang hak perempuan.
Diketahui, PAN resmi mengumumkan Nisya Ahmad dan adik ipar Raffi Ahmad, Jeje Govinda telah bergabung dengan partai mereka, Senin (7/8/2023).
Untuk Nisya Ahmad, PAN akan menjadikan adik Raffi Ahmad itu sebagai calon legislatif (caleg) DPRD tingkat Provinsi di Jawa Barat.
Sedangkan suami Syahnaz Sadiqah, Jeje Govinda akan menjadi caleg pada bagian caleg daerah pemilihan DPR RI di Jawa Barat II. Hal ini berdasarkan ungkapan dari Ketua DPW PAN DKI, Eko Patrio.
"Sekarang ada dua yang bergabung di PAN, yaitu adik kandungnya, Nisya Ahmad, dan adik ipar Raffi, Jeje bergabung dengan PAN," ungkap Eko Patrio di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan.
Alasan Jeje bergabung karena sudah mengenal PAN dan dikenalkan oleh kakak iparnya, Raffi Ahmad yang juga dekat dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.
Terkait alasan yang dilontarkan Nisya Ahmad, ia tentunya ingin berfokus mengangkat masalah isu perempuan dalam dunia politik.
"Karena saya perempuan, saya akan fokus isu perempuan, ibu dan anak. Saya menjalaninya seperti hari-hari, karena anak saya juga sudah tiga kan," papar Nisya Ahmad.
Tentunya masalah isu kuota untuk hak perempuan agar bisa berkreasi dalam dunia politik ataupun pemerintah menjadi topik hangat bersama.
Baca Juga: Terpuruk di Zona Merah, Reva Adi Utama Serukan Kebangkitan Persebaya
Presiden akal sehat, Rocky Gerung pernah hadir jadi pemateri di acara Diesnatalis ke-2 Partai Sarekat Demokrasi Indonesia (SDI), di Aula Husni Hamid Kantor PEMDA Karawang, pada Juni 2023.
Saat itu Rocky Gerung membahas keresahan dari pejabat Pemda Karawang karena jatah kuota untuk perempuan di pemerintahan hanya 30 persen saja.
"Tadi Salsa (Sekjen Partai SDI) menerangkan bahwa kuota perempuan 30 persen itu disuruh fight sendiri? Bukan! Kuota 30 persen itu memastikan bahwa perempuan tidak diganggu, kenapa begitu?," beber Rocky Gerung.
Pendapat yang diucapkannya kali ini, Rocky Gerung merasa kesal kalau hak perempuan dalam berpolitik selalu ditindas. Membuat ia menggunakan asas demokrasi untuk membela kalangan wanita.
"Jadi bukannya saya membela perempuan, tapi saya membela hak dalam prinsip demokrasi, karena saya ingin semua prinsip menggeluti dan mengadopsi etis of care," kata Rocky Gerung.
Rocky Gerung terus mendukung para perempuan yang ingin berkecimpung dan bekerja di pemerintahan harus bisa dalam segi argumentasi supaya mereka bisa bersaing dengan kalangan pria.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Minuman Berkafein Bukan Solusi Utama Atasi Kelelahan, Ini Cara Tepat Menjaga Energi Tubuh
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa
-
Kebiasaan Scrolling Media Sosial: Mengapa Anak Muda Jadi Mudah Insecure?
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
-
3 Mobil Bekas Punya Ground Clearance Tinggi, Suspensi Nyaman di Segala Medan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK