SUARA TASIKMALAYA - Siswa SMP berinisial KS (14) harus tewas karena menjadi korban tawuran pelajar di Kabupaten Karawang.
Hal ini membuat masyarakat di Kabupaten Karawang memperingatkan agar para pelajar tidak melakukan tindakan tawuran lagi demi usaha yang dilakukan orang tua untuk anaknya yang sedang berproses pendidikan di sekolah.
Diketahui, aksi tawuran di Jalan Raya Kutagandok, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jumat (11/8/2023) kemarin. Memakan satu korban berinisial KS (14).
KS harus mengalami luka parah akibat dibacok oleh musuhnya. Hal ini terjadi saat korban diajak oleh temannya agar ikut tawuran.
Berdasarkan pengakuan dari kakek KS, Rohman di kediamannya, pada Sabtu (12/8/2023), korban disuruh untuk memakai seragam SMK. Padahal KS masih seorang siswa SMP kelas VIII.
Sayangnya KS menjadi sasaaran musuhnya akibat ditinggal oleh beberapa temannya berjumlah empat sepeda motor yang posisinya sudah tersudutkan.
Alhasil, bagian kepala korban menjadi sasarannya dan terluka parah. KS akhirnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Hastien sebelum dipindahkan ke RSUD Karawang.
Untuk jenazah korban akhirnya sudah dimakamkan yang terpantau dari unggahan video Instagram @infokrw_id, Sabtu (12/8/2023).
Dari peristiwa yang pilu tersebut, tentunya warganet yang didominasi dari warga Kabupaten Karawang mengingatkan pelajar SMP yang lainnya agar menghindari tindakan tidak terpuji tersebut.
Baca Juga: 6 Zodiak ini Lebih Suka Bicara Blak-blakan daripada Berbohong, Kamu Juga?
"Stop tawuran jaman sekarang sekolah buat tawuran bully buat apa sekolah buat belajar bukan tawuran penyesalan diakhir," ujar salah satu warga.
Kebanyakan mengingatkan terkait usaha orang tua yang sudah banting tulang mencari duit, agar anaknya terus melanjutkan pendidikan di sekolah.
"Ayo siapa di sini yang anak SMP udah punya IG liat tuh pake mata lu lebar-lebar, akibat dari ngejago ikut tawuran? Yang harusnya punya masa depan cerah berakhir di tanah kuburan," ujar warga yang lain.
"Kalau udah kayak gini siapa kira-kira yang mesti kita salahkan dan benarkan? Bukan sekolah yang bener jadi kebanggaan buat orang tua malah ngikut tawuran! Kagak kasian sama orang tua anak modelan begini mah," paparnya.
Kendati demikian, banyak warga yang mengantar jenazah korban ke tempat istirahat terakhirnya dapat apresiasi dari masyarakat Karawang, karena kepeduliannya terhadap korban.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Respons Melbourne City Usai Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia Senior
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris
-
Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah
-
Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Setelah FIFA Match Day
-
4 Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat Paling Populer di Indonesia
-
Hangat dan Emosional, BoyNextDoor Ungkap Highlight Medley Full Album 'Home'
-
Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi
-
Harry Potter and the Sorcerer's Stone: Langkah Awal Harry Lawan Kegelapan!
-
Ruben Onsu Hentikan Nafkah, Sengketa Hak Asuh Anak Memanas