SUARA TASIKMALAYA - Harga pasaran punggawa PSIS Semarang, Gali Freitas naik drastis tiga usai penampilannya yang gemilang bersama Tim Laskar Mahesa Jenar.
Gali Freitas atau yang bernama lengkap Paulo Domingos Gali da Costa Freitas merupakan pemain PSIS Semarang yang direkrut untuk memenuhi kuota asing ASEAN atau Asia tenggara.
Bersama PSIS Semarang, Gali Freitas telah mencatatkan sembilan pertandingan dengan torehan empat gol dan tiga assist.
Catatan yang apik bersama PSIS Semarang membuat harga pasaran Gali Freitas naik hingga tiga kali lipat.
Melansir laman Transfermarkt, ketika masih berseragam Lalenok United, Harga Gali Freitas hanya sekitar Rp869,08 Juta.
Namun, saat berseragam PSIS Semarang harga pasaran Gali Freitas telah naik drastis hingga mencapai Rp3,04 Miliar.
Apabila peforma Gali Freitas terus konsisten hingga akhir musim Liga 1 bersama PSIS Semarang.
Maka tidak mungkin pada musim depan pemain berpaspor Timor Leste itu akan menjadi rebutan klub-klub liga 1.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
7 Fakta Tragedi Calon Jemaah Haji di Jepara yang Meninggal Jelang Keberangkatan
-
Kasus Siswa SMP Siak Meninggal: Kementerian PPPA Minta Evaluasi Praktik Sekolah
-
BRI Dukung Komunitas Hiking, Burjo Ngegas Gombel Hadirkan Ruang Kolaborasi Positif
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang