Husein menyebutkan bahwa hingga saat ini, hanya Anies Baswedan yang memenuhi 3 dari 5 kriteria yang diberikan oleh FPI.
Namun, Anies juga harus memilih cawapres dengan cermat dan melalui persetujuan dari Ijtima Ulama jika ingin mendapatkan dukungan FPI. Namun, belum ada kepastian mengenai kapan Ijtima Ulama akan diadakan.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan dukungan FPI terhadap Prabowo Subianto, Husein menolak secara tegas.
Menurutnya, Prabowo tidak memenuhi kelima kriteria yang diajukan oleh FPI. Husein juga membantah adanya kekecewaan dari FPI terkait keputusan Prabowo untuk bergabung dalam kabinet Presiden Joko Widodo.
Ia menyatakan bahwa dukungan terhadap Prabowo dalam Pilpres 2019 didasarkan pada kesepakatan 16 poin yang dihasilkan dari Ijtima Ulama.
Husein menjelaskan bahwa Prabowo Subianto tidak memiliki rekam jejak yang memenuhi kriteria sebagai calon pemimpin yang baik.
Namun, Husein menegaskan bahwa dalam prinsip umat Islam, ada panduan untuk "memilih pemimpin terbaik di antara yang buruk", jika memang tidak ada calon yang sepenuhnya memenuhi kriteria tersebut. (*)
Berita Terkait
-
DCS KPU: Dapil I Tasikmalaya di Pemilu 2024 dari PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, dan NasDem
-
Prabowo Makin Moncer, Manuver PDIP ke Anies Baswedan Bukan Kaleng-Kaleng
-
Budiman Sudjatmiko Buka Suara, 'Perintah' Megawati Jadi Alasan Dirinya Mendukung Prabowo Presiden 2024
-
MAKIN PANAS! Petinggi Gerindra Minta PDIP 'Ngaca' setelah Budiman Sujatmiko Lebih Kesemsem Prabowo daripada Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK