SUARA TASIKMALAYA - Keberhasilan Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023 memberikan pengaruh positif dari berbagai pihak, baik Alfeandra Dewangga maupun pihak lainnya.
Alfeandra Dewangga menjadi salah satu pemain yang juga ikut merasakan dampak positif dari kemenangan Timnas Indonesia.
Alfeandra Dewangga sendiri menjadi salah satu figur yang cukup penting bagi Timnas. Baginya, Piala AFF U-23 menjadi titik balik bagi karirnya di dunia sepak bola.
Dikutip dari YouTube Timnas Barokah, Dewangga rutin mendapatkan panggilan dari Shin Tae-yong pada tahun 2021.
Meskipun pada Piala AFF 2020 performa dia menurun tetapi Dewangga tetap menjadi pilihan utama PSSI Semarang di BRI Liga 1 2022/2023.
Tahun 2023 2024 menjadi titik balik karir bagi dirinya. Ia berhasil memberikan penampilan terbaik bersama PSIS sehingga kembali dilirik oleh Shin Tae-yong.
Sempat tidak mendapatkan panggilan, namun pada Sea Games 2023 ia kembali memberikan penampilan yang solid.
Sehingga ia menjadi salah satu pemain dari tim yang berhasil meraih medali emas pada laga Sea Games 2023 lalu.
Kembali mendapatkan kepercayaan dari Shin Tae-yong, Dewangga selalu tampil bermain di tim garuda muda pada ajang Piala AFF U-23.
Baca Juga: Absen di Sidang Ammar Zoni, Keluarga Beberkan Irish Bella Kecewa Suami Pakai Narkoba
Pada babak semifinal Piala AFF U-23 ketika melawan Timnas Thailand U-23. Dewangga dipercaya untuk menjadi kapten dan menggantikan peran Bagas Kaffa.
Saat ini Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Timnas Vietnam U-23 di ajang final Piala AFF U-23 tahun 2023.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Hutan yang Menelan Rahasia dalam Buku Dosa di Hutan Terlarang
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan
-
Makna Lagu Bon Jovi 'Livin' on a Prayer' Menggema usai Brasil vs Haiti
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam