SUARA TASIKMALAYA - Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, mengungkapkan kepuasannya terhadap kinerja Coach Shin Tae-yong dalam membangun skuad Timnas Indonesia.
Meskipun demikian, Erick Thohir juga mengakui bahwa masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan sistem bermain Timnas Indonesia menjadi lebih matang, dikutip dari Instagram beritabolaindo_ pada Rabu (20/9/2023).
"Untuk Coach Shin, saya sangat puas. Beliau telah memberikan yang terbaik dan membantu mengembangkan sistem bermain kita. Namun, formula sistem bermain ini masih perlu diperbaiki, itulah mengapa kami terus berdiskusi," kata Erick Thohir.
Erick Thohir juga menekankan pentingnya mencari formula terbaik untuk sepak bola Indonesia.
Ia merujuk pada negara-negara besar yang telah mengembangkan prinsip dasar dalam permainan sepak bola mereka. Contohnya, Jerman yang bahkan bisa mengalami kekalahan dari tim seperti Jepang.
"Kami perlu mencari prinsip dasar sepak bola yang cocok untuk kita. Rencananya, Coach Shin Tae-yong akan tetap bersama Timnas hingga Juni 2024. Namun, jika hasilnya bagus, kami akan mempertimbangkan perpanjangan kontrak yang lebih panjang," tambah Erick Thohir.
Selama masa kerja Coach Shin Tae-yong, Timnas Indonesia telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam berbagai kompetisi internasional.
Erick Thohir berharap bahwa kerja sama antara mereka berdua akan terus membuahkan hasil yang positif untuk sepak bola Indonesia.
Kepercayaan dan kerja keras bersama akan menjadi kunci menuju masa depan yang cerah bagi sepak bola Tanah Air. (*)
Baca Juga: Anime Rascal Does Not Dream of a Sister Venturing Out akan Tayang, Ini Sinopsisya!
Berita Terkait
-
Didekati Klub Kasta Tertinggi Korea, Berikut 3 Tim yang Cocok untuk Asnawi Mangkualam
-
Jelang Hadapi Taiwan di Asian Games 2022, Hugo Samir dan Ramai Rumakiek Kemungkinan Jadi Kunci Lagi Buat Cetak Gol
-
Timnas Indonesia U-24 Berpotensi Salip Vietnam Lolos ke 16 Besar Asian Games 2022 Lebih Dahulu, Ini Alasannya
-
PSSI Resmi Umumkan Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk TC di Jerman
-
3 Pemain Bali United yang Ikut TC Timnas Indonesia U-17 di Jerman
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
-
Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga: Kami Menolak Premanisme
-
Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Khusus Wanita Dipindah ke Tengah
-
5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage
-
Apa itu UNCLOS? Hukum Internasional yang Menjadi Sorotan di Tengah Perang AS - Iran
-
Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?