SUARA TASIKMALAYA - Thomas Doll mengakui di musim keduanya bersama Persija berjalan sangat berat di Liga 1 23/24.
Di musim pertamanya Thomas Doll sukses membawa tim Macan Kemayoran berhasil menempati posisi runner-up.
Musim ini Persija masih belum menunjukkan konsistensinya dan harus terseok-seok di papan tengah klasemen.
"Menurut saya musim pertama situasi di awal musim terlihat lebih jelas dari sekarang," ujarnya.
Musim keduanya, pelatih asal Jerman tersebut gagal mendapatkan pemain-pemain yang diinginkannya menjadi salah satu faktor.
"Apa yang terjadi di bursa transfer memang sedikit tidak mudah untuk kami jalani."
Persija sempat mengalami kebuntuan dalam meraih kemenangan. Setidaknya 5 laga beruntun, mereka gagal mendapatkan 3 poin.
Pada laga terakhir melawan Persik, Persija mampu bangkit dan akhirnya berhasil meraih kemenangan.
Hasil tersebut kembali mengangkat mental pemain untuk bisa kembali pada jalur persaingan di Liga 1.
Thomas Doll mengungkapkan kemenangan tersebut menjadi modal penting anak asuhnya untuk menghadapi Bali United. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring