SUARA TASIKMALAYA - Kepolisian telah menangkap sopir dan kernet truk yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan maut exit tol Bawen, Semarang.
Dari hasil pemeriksaaan polisi, fakta baru terungkap. Ternyata sopir truk tersebut hanya memiliki SIM A.
Hal tersebut menunjukkan jika SIM yang dimiliki sopir truk tidak sesuai dengan kendaraan yang ia kendarai.
"Iya SIM A, tidak sesuai, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Unit Laka Ambarawa," ujar Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka.
Lebih lanjut dari hasil keterangan yang digali, sopir truk mengaku tidak ada masalah sejak awal pada penggunaan rem.
Namun setelah mendahului bus di depannya, secara tiba-tiba rem tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Insiden tabrakan di traffic light exit tol Bawen akhirnya tak bisa terhindarkan, kendaraan di depannya yang sedang berhenti menjadi korban.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, kecelakaan maut tersebut menabrak 4 mobil dan 20 sepeda motor.
Adapun korban meninggal dunia sebanyak 4 orang dan 18 orang mengalami luka-luka yang kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga: Santer Diisukan Jadi Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep : Saya Masih Anggota
Sopir dan kernet truk selamat dari insiden maut tersebut. Keduanya dalam kondisi sehat dan langsung diamankan pihak kepolisian. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran