Suara.com - Penawaran saham perdana King Digital Entertainment, perusahaan pembuat gim Candy Crush, berjalan dengan sukses di bursa saham New York alias Wall Street.
Saham King Digital Entertainment dijual dengan harga 22,5 dolar Amerika per lembar. Penawaran saham perdana (IPO) King Digital Entertainment sukses meraup dana public sebesar 500 juta dolar Amerika atau sekitar Rp5,5 triliun.
Perusahaan Inggris itu menjual 22,2 juta lembar saham dengan harga jual rata-rata 21-24 dolar Amerika. King akan masuk di bursa saham New York dengan kode “KING” dan nilai pasarnya 7,1 miliar dolar Amerika.
Uang yang diperoleh dari penawaran saham perdana masih bisa meningkat menjadi 574 juta dolar Amerika, tergantung kepada permintaan pasar atas tambahan 3,3 juta lembar saham lagi yang dikeluarkan oleh perusahaan penjamin emisi alias underwriters.
Didirikan pada 2002, bisnis King melonjak dalam dua tahun terakhir berkat popularitas gim Candy Crush yang dimainkan oleh 97 juta orang di seluruh dunia. Gim ini mempunyai format seperti “Tetris” yaitu menyusun permen yang sama dalam tiga lajur dengan tingkat kesulitan yang berbeda dalam setiap “level.”
Kecanduan para pengguna komputer, tablet dan telepon seluler memainkan gim ini membuat nilai jual Candy Crush melambung tinggi. King Digital Entertainment menyebut, Candy Crush telah di-install di 600 juta peralatan elektronik di seluruh dunia dan dimainkan oleh lebih dari 1 miliar orang setiap hari. Keuntungan yang diraih perusahaan itu pada kuartal terakhir 2013 sebesar 159 juta dolar Amerika. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Jelang Pergantian Direksi BEI, Purbaya Minta Tukang Goreng Saham Ditangkap
-
Bos BEI Incar Pasar Modal RI Masuk 10 Besar Bursa Dunia
-
Siap-siap! Menkeu Purbaya Kasih Sinyal IHSG Melesat ke 10.000
-
Kontribusi Pasar Modal Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga, Apa Penyebabnya?
-
Refleksi Akhir Tahun: IHSG Meroket 22% Sepanjang 2025, Pasar Menanti Prabowo di Pembukaan BEI 2026
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
Terkini
-
Berapa Harga POCO M8 Pro 5G? HP Kelas Menengah Rasa Flagship, tapi Minus Fitur Ini!
-
7 Laptop Gaming di Bawah Rp10 Juta Paling Worth It, Nge-Game Berat Lancar Jaya
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Tipis Rasa PC dengan Desain Ringkas
-
Mantan Sutradara Assassin's Creed: Tim Kecil Bakal Jadi Masa Depan Game AAA
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Januari: Klaim Shards dan Pemain PL 112-115
-
Honor Magic 8 Pro Meluncur di Pasar Internasional, Apa Bedanya dengan Versi China?
-
DICE Awards 2026: Clair Obscur dan Ghost of Yotei Pimpin Nominasi
-
6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Laptop Asus Harga Rp3 Jutaan Terbaik untuk Freelance, Cocok untuk Multitasking
-
Fitur Kamera Vivo X200T Beredar, Diprediksi Pakai Sensor Sony LYT-702