Suara.com - Kristoffer Von Hassel, seorang bocah berusia lima tahun mendadak jadi pusat perhatian dunia setelah dikabarkan berhasil meretas akun Xbox Live sang ayah di konsol Xbox One milik keluarga mereka.
Robert Davies, sang ayah mengetahui anaknya meretas akun Xbox-nya setelah liburan Natal tahun lalu. Tak sekedar meretas, Kristoffer juga memainkan sejumlah game yang tidak pantas dimainkan anak seusianya.
Ketika ditanya bagaimana bagaimana cara dia melakukannya, Kristoffer dengan lugunya bercerita. Jika dipikir, cara yang dia lakukan sangatlah sederhana. Yang menjadi unik adalah bahwa hal itu dilakukan oleh seorang bocah yang masih berumur lima tahun.
Caranya, Kristoffer membuka akun sang ayah dan memasukkan password yang salah. Kemudian muncul layar verifikasi password, di mana Kristoffer hanya menekan tombol space bar beberapa kali lalu menekan tombol enter.
Robert, ayah Kristoffer yang kebetulan bekerja di bidang keamanan online mengaku takjub.
"Baru berumur 5 tahun dan sudah bisa menemukan celah (sistem keamanan) dan membukanya. Saya pikir itu cukup keren," kata Robert.
Ternyata kemampuan Kristoffer "membongkar" sistem keamanan tidak hanya ia lakukan pada Xbox. Menurut ayahnya, putranya juga bisa membuka kunci layar sebuah smartphone hanya dengan menekan tombol "home" beberapa lama.
Setelah peristiwa Xbox itu, sang ayah melaporkan kerapuhan sistem keamanan tersebut kepada Microsoft. Microsoft, selaku produsen Xbox menanggapi dan memperbaiki celah keamanan itu.
"Kami selalu mendengar pelanggan kami dan berterima kasih kepada mereka karena memberitahu kami akan masalah tersebut," sebut Microsoft dalam sebuah pernyataan resmi.
"Kami serius menangani keamanan pada Xbox dan memperbaiki masalah segera setelah kami mengetahuinya," lanjut pernyataan itu.
Hebatnya, Microsoft memasukkan nama Kristoffer dalam "daftar peneliti keamanan" yang membuat produk Microsoft online menjadi lebih aman. Tidak hanya itu, sebagai ucapan terima kasih, Kristoffer mendapat empat game gratis, uang 50 Dolar, serta langganan gratis satu tahun layanan Xbox. (CNN)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN