Suara.com - Sekitar 50 juta telepon seluler pintar bersistem operasi Android bisa diretas memanfaatkan celah keamanan "Heartbleed", demikian diungkap Google, seperti dikutip Guardian, Selasa (15/4/2014).
Ponsel-ponsel pintar yang bocor akibat Heartbleed terutama yang dioperasikan menggunakan sistem Android 4.1.1 Jelly Bean yang diluncurkan pada 2012.
Beberapa laporan sebelumnya mengatakan jumlah ponsel pintar Android yang terpengaruh Heartbleed bisa mencapai ratusan juta unit. Tetapi menurut hitungan Chitika, sebuah perusahaan analisis teknologi digital, hanya 50 juta ponsel yang rentan akibat celah keamanan itu.
Jumlah itu diperoleh Chitika setelah menganalisis lalu lintas internet di Amerika Serikat selama 7 sampai 13 April silam. Data itu lalu dibandingkan dengan hitungan Comscore - juga perusahaan analisis internet - yang mengatakan bahwa ada sekitar 85 juta pengguna Android di AS.
"Pengguna Android 4.1.1 menguasai 19 persen lalu lintas web Android 4.1 di Amerika Utara, sementara 81 persen lainnya datang dari pengguna versi 4.1.2," kata Andrew Waber, juru bicara Chitika.
Akibat Heartbleed ponsel-ponsel Android itu terancam diretas oleh para pencuri password email, sosial media, dan data-data perbankan.
Google, pemilik sistem operasi Android, mengungkapkan bahwa kurang dari 10 persen peranggkat yang menggunakan sistemnya yang terancam akibat Heartbleed.
Sementara itu perusahaan keamanan digital, Lookout, yang menyediakan peranti lunak untuk mengecek Heartbleed, mengatakan bahwa 80 persen dari pengguna mereka yang menggunakan Android 4.1.1 terpapar bahaya Heartbleed. (Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?