Suara.com - Pernahkah Anda melihat film Hollywood berjudul Armageddon? Sebentar lagi, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akan mendaratkan astronot di asteroid, mirip yang digambarkan dalam film tersebut.
Sebagai informasi, Armageddon berkisah tentang sekelompok astronot NASA yang dikirimkan ke sebuah asteroid yang hendak menabrak bumi. Para astronot menanamkan bahan peledak untuk menghancurkan asteroid itu hingga tidak berbahaya lagi bagi bumi.
Kabarnya, NASA sedang merencanakan sebuah misi untuk mengirimkan astronot ke asteroid-asteroid yang hendak menabrak bumi. Dengan perangkat yang bisa mengubah gravitasi, mereka mengalihkan pergerakan asteroid itu supaya menjauhi bumi.
Tak cukup itu saja. NASA justru memanfaatkan asteroid tersebut untuk misi lain. Tak sekedar menjauhkannya dari bumi, mereka menuntut asteroid itu ke orbit bulan. Lalu, mereka berencana mengirimkan Orion, kapsul berawak, untuk menurunkan astronot di atasnya. Mereka ini mengambil contoh bebatuan asteroid untuk dibawa ke bumi dan diteliti.
NASA juga akan menggunakan asteroid itu sebagai batu loncatan untuk melakukan perjalanan luar angkasa ke planet lain, seperti Mars. Dengan pesawat ulang alik, para astronot akan singgah dahulu di asteroid tersebut untuk selanjutnya bertolak ke Mars.
Asteroid yang dipilih bukan sembarang asteroid. Batu angkasa yang dijadikan tujuan misi adalah asteroid berukuran lebar 7 atau 10 meter. Baru-baru ini terungkap bahwa para astronot di NASA sudah memulai latihan di bawah permukaan air untuk mempersiapkan perjalanan semacam itu. Latihan di dalam air digunakan untuk membiasakan para astronot bekerja di ruang dengan gravitasi kecil.
Namun, semua misi tersebut belum akan terwujud dalam waktu dekat. Rencananya, pendaratan astronot untuk melakukan sampel batuan dari asteroid baru akan dilakukan pada tahun 2021, sementara penggunaan asteroid itu sebagai batu loncatan menuju Mars baru akan dilakukan pada tahun 2030-an. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?