Suara.com - Lezat atau tidaknya kopi ternyata tidak semata-mata tergantung resep dan takarannya, tetapi pada wadah yang digunakan untuk menyajikannya, demikian dikatakan seorang ilmuwan dari Universitas Oxford, Inggris.
Charles Spence, pakar Psikologi Eksperimental dari Oxford mengatakan bahwa gelas yang berat akan membuat orang merasa minuman apa pun yang disajikan di dalamnya, termasuk kopi, akan jauh lebih nikmat.
"Kita suka wadah yang berat. Kita mengasosiasikannya dengan kualitas yang lebih baik," kata Spence dalam ajang Chletenham Science Festival, seperti dilaporkan The Telegraph, akhir pekan lalu.
Dia menjelaskan bahwa kualitas wadah atau gelas mempunyai efek psikologis terhadap orang yang mengonsumsi minuman di dalamnya. Ada kesan jika minuman disajikan di dalam gelas plastik atau kaleng, maka kualitasnya lebih rendah dan murahan.
"Wadah yang ringan diasosiasikan dengan kualitas yang rendah dan kesan murahan," ujar dia.
Sebelumnya Spence pernah bekerja sama dengan koki terkemuka Inggris, Heston Blumenthal, dalam menyajikan anggur. Keduanya melakukan eksperimen untuk mengetahui bagaimana aroma dan suara memengaruhi rasa anggur.
Hasilnya, menurut Spence, untuk bisa terus menikmati kelezatan satu jenis anggur maka saat meminumnya kembali seseorang harus menciptakan suasana sama seperti saat dia pertama kali mengecap anggur tersebut. (The Telegraph)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar
-
Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan
-
4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
-
Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid
-
Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati