Suara.com - Kelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat Komik Fisika Qurani untuk memudahkan pemahaman mata pelajaran fisika pada siswa.
"Komik Fisika Qurani adalah komik tentang fisika dan penerapan sederhananya dalam kehidupan sehari-hari," kata ketua kelompok Rizki Ageng Mardikawati di Yogyakarta, Kamis (31/7/2014).
Menurut dia, selain menawarkan konsep baru dalam pembelajaran fisika, Komik Fisika Qurani juga memberikan sentuhan moral dan Islami.
Dengan demikian, siswa dapat dengan mudah termotivasi dan semangat mempelajari fisika karena ilmu yang sedang mereka pelajari ternyata dekat dengan realita kehidupan dan hikmah sehari-hari.
"Efek lain yang didapatkan adalah adanya peningkatan keimanan keislaman bagi pembacanya, karena ajaran agama Islam tidak hanya mengatur soal ibadah dan akidah, tetapi segala aspek dalam kehidupan ini termasuk fenomena fisika," katanya.
Ia mengatakan Komik Fisika Qurani atau disebut Mika-Qu itu dibagi atas Mika-Qu for Kids dan Mika-Qu for Teens.
Mika-Qu for Kids diperuntukkan bagi anak-anak prasekolah dan sekolah dasar dengan materi penerapan fisika sederhana dalam kehidupan sehari-hari dikaitkan dengan Al Quran dan hikmah. Mika-Qu for Teens diperuntukkan bagi siswa SMP dan SMA.
"Sesuai dengan levelnya, maka akan disajikan penerapan fisika sesuai dengan materi-materi yang relevan di tingkat SMP dan SMA," katanya.
Menurut dia, Mika-Qu merupakan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang berhasil meraih dana Ditjen Dikti Kemendikbud.
Produk itu dapat diperoleh dengan harga Rp30.000 untuk halaman berwarna dan Rp20.000 untuk hitam putih.
Dengan penggabungan yang cantik antara fisika, inspirasi hikmah AlQuran, dan penyajian, pihaknya optimistis usaha itu akan berjalan dan membawa kemanfaatan.
"Kami tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga solusi untuk permasalahan negeri, terutama permasalahan moral," katanya.
Anggota kelompok mahasiswa itu antara lain Dewi Yuliana, Muhammad Fajar Romadhonni, Geri Wiliansa, dan Mega Setya Gama.
Berita Terkait
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan
-
Busyro Muqoddas soal Vonis Perdana Arie: Ada Secercah Keadilan, Tapi Idealnya Bebas Murni
-
Jaksa Tuntut Mahasiswa UNY Terdakwa Pembakar Tenda Polda DIY saat Demo Agustus 2025 1 Tahun Penjara
-
Jaring Aspirasi Lewat Media Kreatif, Baharkam Polri Gelar Festival Komik Polisi Penolong
-
Komunitas Boardgame Yogyakarta Bangun Ruang Interaksi di Tengah Era Gadget
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Perbandingan Samsung Galaxy S26 Ultra vs Samsung Galaxy S25 Ultra, Duel HP Flagship Ternama
-
Terpopuler: Mantan Presiden Iran Ungkap Ampuhnya Mossad, Bisakah Gadai TV dan Smartwatch?
-
Cara Gadai TV di Pegadaian untuk Mendapatkan Dana Darurat Cepat
-
43 Kode Redeem FF 2 Maret 2026: Persiapan SG2 Ramadan dan MP40 Fire Rate Tinggi
-
23 Kode Redeem FC Mobile 2 Maret 2026: Trik Gacha Legenda Timnas dan Gems Gratis
-
Uji Daya Tahan Baterai, Samsung Galaxy S26 Ultra Kalah dari iPhone dan Xiaomi 17 Pro Max
-
Jadwal MPL ID Season 17 Week 1: BTR vs Dewa United Laga Pembuka, RRQ Tantang ONIC
-
7 Roster EVOS Resmi di MPL ID Season 17, Macan Putih Siap Bangkit!
-
Apa itu Pintar BI? Layanan Penukaran Uang Online Menjelang Lebaran 2026
-
Apakah Bisa Gadai Smartwatch di Pegadaian untuk Dana Darurat?