Suara.com - Dalam waktu yang tak terlalu lama, sepertinya kertas tak akan lagi digunakan dalam dunia pendidikan. Semakin hari, makin banyak teknologi yang menggusur peran kertas dan pena dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah.
Salah satunya adalah aplikasi canggih yang sedang dikembangkan oleh Google ini. Aplikasi baru itu diklaim memudahkan tugas guru dalam mengajar murid-muridnya. Aplikasi yang disebut Google Classroom itu dirancang untuk membantu para guru agar dapat berkomunikasi lebih efektif dengan murid.
Dengan Google Classroom, murid dapat mengumpulkan tugas-tugas mereka lewat Google Drive. Para murid juga bisa mengetahui kapan suatu tugas harus segera dikumpulkan.
Bagi guru, aplikasi ini memungkinkan mereka memberikan komentar dan umpan balik atas tugas-tugas yang dikumpulkan para murid. Guru juga bisa memposting pengumuman yang bisa diterima dan dilihat semua muridnya.
Hebatnya, program ini tersedia dalam 42 bahasa dan sangat mobile friendly. Awalnya, aplikasi ini hanya tersedia dalam versi beta. Namun kini, sudah bisa diakses oleh siapapun di seluruh dunia.
Saat ini, Google tampaknya masih mengembangkan program tersebut. Usai mendaftar, baik sebagai guru, maupun sebagai murid, pengguna diminta untuk menunggu sampai Google melakukan review atas registrasi yang dilakukan.
Kemudian, setelah bergabung dalam Google Classroom, pendaftar akan mendapat kode kelas. Kode kelas itulah yang nanti diberikan kepada murid dan dimasukkan kepada kolom kode kelas, sehingga bisa bergabung dalam kelas virtual sang guru. (Mashable)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target