Suara.com - Popularitas Google di Uni Emirat Arab berhasil disaingi oleh perusahaan asal Korea, Samsung. Dalam peringkat BrandIndex yang dikeluarkan oleh lembaga pemerintah YouGov, Samsung berhasil merebut posisi Google sebagai mereka nomor satu di Uni Emirat Erab.
Samsung yang dikenal dengan sejumlah inovasinya terutama dalam pembuatan smartphone berhasil merebut hati warga Uni Emirat Arab. Itu sudah cukup untuk menggeser Google ke posisi dua dalam peringkat BrandIndex yang disusun mulai Januari hingga Juni 2014.
Meski demikian, penetrasi internet yang cukup besar di negara tersebut yang mencapai 413 juta penggunan membuat Google masih tetap populer.
Posisi ketiga dalam peringkat BrandIndex adalah Emirates Airlines yang tidak berubah dibandingkan posisi sebelumnya dengan meraih nilai 52,2. Sukses Emirates meraih penghargaan the most valuable airline di dunia oleh 2014 Global 500 termasuk menjadi sposnsor Piala Dunia 2014 membantu Emirates tetap bertahan di posisi tiga besar.
Lompatan terbesar dialami perusahaan ritel dari Prancis yaitu Carrefour yang naik dari posisi 9 ke posisi empat. Sedangkan posisi lima ditempati oleh Apple. Kunjungan CEO Apple Tim Cook ke Dubai pada Februari lalu berhasil mengangkat popularitas perusahaan tersebut di mata warga Uni Emirat Arab. (Emirates24/7)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai