Suara.com - Sebuah "kuburan massal" dinosaurus ditemukan di Brasil baru-baru ini. Kuburan itu berisi fosil rangka 50 dinosaurus terbang yang disebut Caiuajara dobruskii.
Caiuajara adalah reptil terbang yang dikenal dengan pterosaurus. Reptil itu terbang di kawasan Brasil sekitar 90 juta tahun silam.
Caiuajara memiliki tengkorak kepala yang besar dan berbentuk seperti layar kapal. Sayap spesies pterosaurus ini membentang sepanjang 2,35 meter. Mereka biasa bersarang di oasis (sumber air) di kawasan gurun pada Zaman Cretaceous. Spesies ini hidup secara berkelompok, tua dan muda.
"Temuan ini membantu kami mengetahui variasi anatomi spesies ini dari yang muda hingga yang tua," kata ahli paleontologi Museum Nasional Brasil yang memimpin studi fosil tersebut.
Banyak spesies pterosaurus, terutama yang hidup di zaman yang lebih muda, memiliki tulang kepala besar. Ujung kepala Caiuajara berbentuk segitiga lebar dan terlihat seperti layar bertulang.
Sementara ini, belum ditemukan indikasi apakah tulang lebar itu hanya ada pada spesies jantan saja, ataukah pada betina saja. Dari studi tulang dapat diperkirakan spesies ini sudah bisa terbang sejak usia muda. Caiuajara tidak memiliki gigi dan diduga kuat merupakan hewan pemakan buah.
Sebanyak 47 fosil tulang yang mereka pelajari dimuat dalam jurnal ilmiah PLOS ONE. Mereka juga mengaku telah mengidentifikasi 10 fosil lain yang tidak disebutkan dalam makalah terseut. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?