Suara.com - Ilumuwan dari Colombia International Centre for Tropical Agricultural (CIAT) bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor serta Organiasi Pangan dan Makanan Amerika tengah mengembangkan tawon kecil yang akan digunakan sebagai “pasukan ramah lingkungan” dalam memerangi bakteri yang mengancam tanaman singkong.
Tawon kecil itu akan mengeluarkan larva dan memakan kutu putih dari dalam dan mengawetkannya. Tawin itu harus memakan bakteri tersebut agar bisa bertahan hidup. Kutu putih yang menyerang tanaman singkong merupakan salah satu hama yang paling berbahaya bagi tanaman.
Kutu putih itu berasal dari Amerika Selatan dan kemungkinan masuk ke Afrika dan Asia dengan menumpang singkong yang dibawa keluar dari wilayah tersebut. Ilmuwan menyebut tawon tersebut sebagai pasukan SWAT yang ramah lingkungan. Tawon itu juga tidak membahayakan manusia dan binatang.
“Kutu putih selama ini hidup dalam kemewahan karena tidak ada ancaman yang efektif mematikan mereka. Ini saatnya untuk memberikan pertolongan kepada alam,” kata Kris Wyckhuys, salah satu ilmuwan.
Tawon yang berasal dari Amerika Tengah itu akan dilepaskan di sebuah lokasi tertutup di Jakarta sehingga mereka bisa melakukan reproduksi secara alami. Mereka juga akan dimonitor sebelum dilepaskan ke lapangan terbuka.
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil singkong terbesar di dunia. Singkong merupakan bahan pokok kedua yang dikonsumsi warga Indonesia setelah beras. Singkong biasanya dikonsumsi sebagai sayuran tetapi juga kerap diproses menjadi sejumlah produk mulai dari mi hingga obat-obatan. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Rasa Eksotis: Mengapa Botok Tawon Kini Jadi Primadona Kuliner?
-
Geger! Warga Jambi Tewas Diserang Tawon Vespa, Sekujur Badan Penuh Sengatan, Begini Kronologinya
-
Selvi Ananda Tampil Cantik Hadiri Acara Amal, 'Skincare' Nyeleneh Istri Wapres Diungkit Lagi
-
Diserang 240 Tawon, Pria Ini Nyaris Mati Jika Terlambat 5 Menit Tiba di Rumah Sakit
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP