Suara.com - Serangan para peretas yang melumpuhkan jaringan komputer Sony Pictures Entertainment mungkin dilakukan oleh para pendukung Korea Utara dan tuduhan yang mengatakan bahwa Korut yang melancarkan serangan itu adalah ngawur, demikian dilaporkan kantor berita Korut, KCNA, Minggu (7/12/2014).
Dalam artikel yang sama KCNA mengatakan Korut mendesak dunia untuk ikut melarang Sony Pictures Entertainment memutar film komedi terbarunya The Interview, yang bercerita tentang upaya pembunuhan pemimpin Korut, Kim Jong un.
Korut menyebut film itu sebagai "pernyataan perang".
"Peretasan Sony Pictures mungkin bentuk dukungan dari para pendukung dan simpatisan DPRK dalam merespon perjuangannya (untuk melarang film The Interview)," tulis KCNA. DPRK adalah singkatan resmi dari Korea Utara.
Korut juga menuding Korsel sebagai pihak yang menyebarkan rumor bahwa Korut pelaku peretasan terhadap Sony dan juga memperingatkan Amerika Serikat bahwa ada banyak pendukung Korut di seluruh dunia.
Korut mengklaim bahwa Guardian of Peace, kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap Sony, adalah salah satu kelompok pendukung Korut di dunia. (Reuters)
Berita Terkait
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan
-
Hacker Bobol Data Rockstar dan Sebar Informasi GTA, Saham Take-Two Malah Meroket
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Huawei Nova 15 Max Debut Usung Baterai 8.500 mAh dan Tombol Mirip iPhone
-
5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
-
5 HP Dual Record Video dengan Harga Terjangkau untuk Konten Vlogging Kreator Pemula
-
5 HP Midrange Oppo Terkencang, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
3 Perangkat iQOO Siap Meluncur: Ada Pesaing POCO X8 Pro Max dan Tablet Anyar
-
Terpopuler: Viral Klarifikasi Homeless Media, 7 HP Midrange RAM Besar Baterai Jumbo
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh
-
Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB