Suara.com - Jika Anda berpikir sudah canggih karena menggunakan smartphone atau komputer tablet terbaru, maka Anda perlu melihat gelang SKIN bikinan perusahaan Prancis, Cicret.
Meski masih dalam bentuk purwarupa, SKIN merupakan masa depan teknologi mobile. Dilengkapi dengan proyektor mini dan delapan sensor, gelang itu bisa mengubah kulit tangan Anda menjadi layar sentuh ala Android.
Cara kerja gelang itu sebenarnya sederhana. Ia memproyeksikan layar ponsel Android pada kulit lengan Anda. Tidak sekedar itu, gelang SKIN juga memindahkan hampir semua fungsi layar sentuh dan aktivasi aplikasi ke lengan Anda.
Proyektor mini akan berfungsi untuk menampilkan gambar permukaan layar ponsel pada kuling lengan Anda. Sementara ke delapan sensor yang terpasang akan mendeteksi dan memproses gerakan jari, saat Anda mengaktifkan aplikasi tertentu layaknya ketika Anda mengakses layar sentuh pada ponsel pintar. Sensor yang sama juga berperan ketika Anda menyalakan gelang itu.
Selain sensor dan proyektor, gelang itu juga dilengkapi dengan Wifi serta Bluetooth, yang menyambungkan gelang dengan ponsel Anda. Ada juga accelerometer dan sebuah port USB mikro.
Untuk notifikasi, gelang SKIN juga dilengkapi dengan lampu LED mungil. Tetapi gelang itu juga akan punya pilihan getar saat ada pesan atau email masuk.
Prototipe SKIN pertama akan dipamerkan akhir Desember. Cicret berencana merampungkan produknya itu dalam tempo 1,5 tahun. Rencananya SKIN akan dibanderol dengan harga 400 dolar Amerika Serikat per unit (sekitar Rp4,9 juta).
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi