Suara.com - Empat perusahaan teknologi di Silicon Valley, termasuk Apple Inc dan Google Inc, diberitakan telah setuju untuk membayar tuntutan senilai US$415 juta (sekitar Rp5,2 triliun).
Kewajiban itu datang dari tuntutan bersama (class action) yang dilakukan oleh pekerja teknologi yang menuduh adanya konspirasi perusahaan untuk menghindari "pembajakan" masing-masing karyawan.
Dalam kasus ini, penggugat menuduh Apple, Google, Intel Corp dan Adobe System, telah membatasi mobilitas pekerjaan dan akibatnya terjadi pembatasan pada pendapatan.
Tuntutan ini sudah pernah diajukan pada tahun 2011 lalu, namun ditolak oleh hakim setempat karena nilainya terlalu rendah. Kini, nilai penyelesaian masalah ini jadi lebih tinggi US$90,5 juta dibandingkan tuntutan sebelumnya. [Reuters]
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 Juni 2026: Trik Cuan Event TWG Dapat Van Der Sar Gratis!
-
8 Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 17T Pro: David GadgetIn Puji Performanya
-
4 HP Flagship Paling Dicari Juni 2026: Xiaomi dan Samsung Populer, iPhone Laris
-
5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 8 Juni 2026: Senjata MP40 Kena Buff Tembus Armor, Segera Sikat Skin Gratis
-
5 HP dengan Perekaman Video 4K 60fps Terbaik, Hasil Anti Goyang untuk Konten Kreator Pemula
-
4 HP 5G Harga Terjangkau Layak Beli Juni 2026, Mulai 2 Jutaan Anti-Lemot
-
Lebih Murah Rp1,8 Juta, Ini Adu Spesifikasi Vivo V70 Lite vs Vivo V70 FE
-
Tecno Pova 8 Bersiap ke India dan Indonesia, Bawa Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
9 Wilayah Indonesia Terkena Tsunami Kecil Usai Gempa M7.7 di Filipina, Gempa Trending