Suara.com - Hasil investigasi sebuah majalah di Inggris menunjukkan bahwa telepon lawas Nokia 8210 merupakan alat komunikasi favorit para pengedar narkotika di negara tersebut.
Majalah Vice dalam penelusurannya menemukan bahwa ponsel lawas yang masuk dalam kategori featured phone - untuk membedakannya dari telepon seluler pintar alias smartphone - jadi alat komunikasi andalan para bandar narkotika yang takut dibuntuti oleh polisi.
"Semua penjual narkotika yang saya kenal menggunakan ponsel lama dan Nokia 8210 adalah yang paling disukai," kata seorang sumber yang diwawancarai majalah itu.
Alasannya memang sangat masuk akal. Nokia 8219, karena tak terhubung dengan internet dan tak punya sistem operasi, sukar diretas. Selain itu ponsel keluaran 1999 tersebut juga tak dilengkapi oleh GPS, sehingga lokasi pemiliknya tak bisa dilacak.
Tak hanya itu. Ukurannya yang mungil membuatnya mudah dibawa dan disembunyikan. Selain itu, daya tahan baterainya yang lama ketimbang baterai ponsel pintar membuatnya lebih nyaman digunakan.
"Ponsel itu juga yang terbaik pada masanya. Saya tidak bisa membelinya ketika masih di Jamaika, tetapi kini saya punya empat unit ponsel itu," kata sumber yang berasal dari Jamaika itu.
Pengakuan para pengedar narkotika itu menarik, mengingat dunia dewasa ini tengah khawatir dengan aksi peretasan dan penyadapan oleh tidak saja negara tetapi juga kelompok-kelompok kriminal, seperti teroris.
Banyak pihak yang memutuskan kembali ke teknologi lama untuk memperkecil peluang diretas. Seperti di Jerman, ketika pada pertengahan 2014 lalu banyak perusahaan dan lembaga pemerintah yang memutuskan untuk mencatat informasi sensitif menggunakan mesin ketik biasa. (Gizmodo)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 Februari 2026, Klaim 10.000 Gems dan Icon Ginga
-
5 Rekomendasi Smartwatch Mirip Apple Watch: Desain Premium, Harga Merakyat
-
Waspada Kesenjangan Digital! BINUS Tegaskan Teknologi Harus Jadi Milik Rakyat, Bukan Elit Saja
-
Cara Buat Jalan dan Atur Lalu Lintas TheoTown agar Tidak Macet, Pemula Harus Tahu!
-
35 Kode Redeem FF 7 Februari 2026: Bocoran Lengkap P Joker Revenge, Transformasi Peta Bermuda Gurun
-
22 Kode Redeem FC Mobile 7 Februari 2026, Prediksi Hadirnya CR7 dan Messi OVR Tinggi
-
Apakah Smart TV Bisa Tanpa WiFi? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Layar Jernih 32 Inch
-
7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
-
TV OLED dengan Dukungan NVIDIA G-SYNC, Hadirkan Pengalaman Main Game Tanpa Lag
-
Kolaborasi Honkai Star Rail dan Fortnite, Hadirkan Skin Spesial dan Berbagai Keseruan