Suara.com - Situs media sosial, Facebook harus menghadapi tuntutan class action dari para orangtua di Amerika Serikat.
Para orangtua yang emosi tersebut menuntut agar Facebook mengembalikan uang yang digunakan anak-anak mereka saat melakukan pembelian online tanpa izin orang tua.
Reuters mengabarkan, anak-anak itu membeli tambahan uang virtual dalam sebuah game di Facebook Currency, yang kini bernama Facebook Payments.
Pembelian tersebut dilakukan dalam dua cara, lewat kartu debit dan kartu kredit.
Tidak hanya itu, para orengtua juga memaksa agar Facebook mengubah cara transaksi jual beli yang dilakukan anak di bawah umur.
Pengacara dari para orangtua tersebut, J.R Parker menyebut bahwa pihak Facebook tidak seharusnya memberikan perlakuan yang sama antara anak di bawah umur dengan orang dewasa terkait dengan transaksi jual beli.
"Kami puas dengan keputusan Facebook untuk membatasi umur penggunanya yakni minimal 13 tahun," kata pengacara.
Sementara itu, Facebook menyebut bahwa kasus ini tidak memiliki bukti yang cukup kuat dan pihaknya siap menghadapi tuntutan tersebut.
Berita Terkait
-
Terjepit Banjir dan Tren Belanja Online, Nestapa Pedagang Pasar Cipulir Menjelang Idulfitri
-
Checkout Tanpa Mikir? Ini Strategi Lawan Adiksi Belanja Online saat Ramadan
-
Dilema Midnight Sale Jelang Lebaran: Pilih Tidur Nyenyak atau Checkout Seragam Keluarga Estetik?
-
Paket Menumpuk, Kurir Kewalahan: Wajah Lain Ramadan Jelang Lebaran
-
Ramadan Jadi Musim Diskon, Pakar Ingatkan 5 Cara Belanja Aman
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Viral Laptop Mugen Core i3 Bantuan Pemerintah Rp14 Jutaan, Ramai Tuai Kritikan
-
31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
-
Link CCTV Tol Cikampek, Pantau Kepadatan Lalu Lintas Buat Mudik Lebaran 2026
-
4 Cara Cek Rest Area yang Tidak Penuh Saat Mudik, Perjalanan Lebih Efisien
-
Berapa Skor AnTuTu POCO X8 Pro? Chipset Dimensity 8500 Tawarkan Peningkatan Performa
-
realme 16 Pro+ 5G: Mengukuhkan Diri sebagai Raja Portrait Terbaru dengan 200MP dan Telefoto 3.5x
-
Aplikasi Google Translate Hadirkan Fitur Pin, Begini Cara Kerjanya
-
Tanggal Rilis Terungkap, Monster Hunter Stories 3 Segera Hadir ke PC dan Konsol
-
5 HP dengan Kamera Anti Goyang untuk Ngonten Lebaran, Hanya Rp2 Jutaan
-
Akun Gedung Putih Pakai Game Buat Propaganda Perang, Aktor Master Chief Tak Terima