News / Nasional
Senin, 20 April 2026 | 12:15 WIB
Ilustrasi Kurir Mengantar Paket (Pexels/Polina Tankilevitch)

Suara.com - Kasus penipuan online masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Berbagai modus baru terus bermunculan, seiring dengan meningkatnya aktivitas digital dan transaksi daring.

Salah satu modus yang kini marak adalah penipuan yang mengatasnamakan perusahaan logistik. Pelaku biasanya menghubungi korban melalui WhatsApp atau telepon, mengklaim adanya masalah pada paket, seperti hilang atau perlu dikembalikan (retur). Korban kemudian diminta memberikan data pribadi atau melakukan transfer uang.

Hal ini tentunya merugikan masyarakat secara ekonomi. Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung DPR RI Jakarta pada Maret 2026, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan besarnya kerugian yang dialami masyarakat akibat praktik penipuan ini.

"Ada Rp 9,1 triliun dana masyarakat yang dilaporkan hilang terkena scam ini," ujarnya, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Akun Palsu Kian Marak, Masyarakat Diminta Hati-hati

Hasil penelusuran tim redaksi menemukan sejumlah akun media sosial yang mengatasnamakan perusahaan logistik.

Salah satunya adalah akun Instagram @spx.express.info.center yang terlihat meyakinkan karena memiliki tanda verifikasi dan jumlah pengikut hampir 25 ribu. Namun, setelah dikonfirmasi kepada pihak SPX Express pada Senin (21/4/2026), akun tersebut dipastikan bukan akun resmi.

Juru bicara SPX Express menegaskan bahwa hingga saat ini perusahaan tidak memiliki akun Instagram resmi.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memberikan informasi sensitif kepada pihak yang tidak jelas, seperti nama lengkap, detail akun, maupun tangkapan layar (screenshot), bahkan hingga melakukan transaksi di luar kanal atau platform resmi. Selain itu, masyarakat diminta waspada terhadap panggilan dari nomor tidak resmi yang mengatasnamakan perusahaan.

Baca Juga: Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!

Gunakan Kanal Resmi untuk Pengaduan

Untuk menghindari risiko penipuan, SPX Express mengimbau masyarakat untuk menggunakan kanal resmi dalam melakukan pengaduan maupun komunikasi.

Bagi yang ingin melacak lokasi paket, pelanggan dapat memasukkan nomor resi melalui situs resmi di https://spx.co.id/id.

Sementara itu, laporan dan pertanyaan dapat disampaikan melalui webform resmi di https://spx.co.id/customer-service-introduction. Layanan Customer Service melalui telepon juga tersedia melalui nomor resmi +62 21 3950 0300.

Maraknya penipuan online menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam bertransaksi digital. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kehati-hatian dan ketelitian menjadi kunci agar tidak menjadi korban berikutnya.***

Load More