Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pemblokiran 22 situs Islam karena untuk menangkal pengaruh kelompok radikal ISIS terlalu berlebihan. Namun ini belum masuk ke kategori pelanggaran HAM.
Anggota Komnas HAM Nurkhoiron mengatakan reaksi anti ISIS sampai memblokir situs Islam tidak perlu terjadi. Sebab belum tentu situs Islam yang diblokir mempunyai konten radikal.
"Saya melihat kok berlebihan yah. Apakah orang-orang yang berangkat ke Suriah itu karena alasan ideologi?" tanya Nurkhoiron saat berbincang dengan suara.com, Selasa (31/3/2015).
Dia menilai WNI yang berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS karena alasan ekonomi. Mereka diiming-imingi gaji besar dan kehidupan sejahtera.
"Ini perlu dilihat, nggak cuma persoalan ideologi saja. Jadi ini ketakutan yang berlebihan," paparnya.
Nurkhoiron mengkategorikan pemblokiran itu sebagai upaya menghilangkan hak berpendapat. Selain itu pemblokiran itu menyebabkan seseorang kehilangan akses informasi. Bahkan sampai memangkas kebebasan pers.
"Kalau pun media itu menyatakan mendukung atau setuju dengan paham ISIS, ini soal argumen. Bisa dikomunikasikan atau berusaha untuk dibantah. Kecuali mereka sudah secara langsung mengajak seseorang bergabung dengan ISIS," jelas dia.
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Sharp Target Penjualan Naik 20% Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026
-
Langganan Strava Kena Pajak, Ini 4 Aplikasi Lari yang Bisa Dipakai Gratis
-
Oppo Reno16 Series Resmi Rilis, Ini Harga, Spesifikasi, dan Fitur AI Terbaru di Indonesia
-
Tak Bisa Lagi Pakai NIK Orang Lain, Registrasi SIM Kini Wajib Scan Wajah
-
Reddit Kembali Dibuka di Indonesia, Komdigi Ungkap Alasan dan Syaratnya
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang