- PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk meluncurkan program Future Ready bersama Kementerian Ketenagakerjaan pada 3 Juli 2026 di Indonesia.
- Program ini menyediakan pembelajaran digital, sertifikasi, serta mentoring untuk menjembatani kesenjangan kompetensi talenta muda dengan kebutuhan dunia industri.
- Future Ready menargetkan 1 juta peserta, 10.000 sertifikasi, dan 1.000 peluang kerja guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas.
Suara.com - Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), cloud computing, hingga keamanan siber, Indonesia justru masih menghadapi persoalan klasik yakni perusahaan kesulitan mencari talenta digital yang benar-benar siap kerja.
Di sisi lain, jutaan anak muda telah mengikuti berbagai pelatihan, tetapi belum semuanya berhasil masuk ke dunia industri.
Kesenjangan inilah yang ingin dijawab PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui peluncuran Future Ready, sebuah program pengembangan talenta digital yang tidak hanya mengajarkan keterampilan teknologi, tetapi juga membuka jalan menuju kesempatan magang hingga pekerjaan nyata.
Program yang diluncurkan bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia pada Jumat (3/7/2026) ini dirancang sebagai ekosistem pengembangan talenta digital dari hulu hingga hilir.
Peserta akan mendapatkan pembelajaran digital, sertifikasi, mentoring dari praktisi, pengalaman industri, hingga akses ke peluang rekrutmen.
Langkah tersebut dinilai relevan dengan kondisi Indonesia yang tengah menikmati bonus demografi.
Sekitar 68 persen penduduk berada di usia produktif, namun banyak perusahaan masih kesulitan mendapatkan SDM dengan kemampuan digital yang sesuai kebutuhan industri.
Berbagai studi bahkan menunjukkan sekitar 90 persen pekerjaan masa depan akan membutuhkan keterampilan digital dasar, sementara permintaan terhadap keahlian di bidang Artificial Intelligence (AI), data analytics, cloud computing, cybersecurity, hingga teknologi jaringan terus meningkat.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, menilai pengembangan talenta digital tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dengan dunia usaha.
Baca Juga: ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031
"Kami mengapresiasi komitmen XLSMART yang menghadirkan Future Ready sebagai program pengembangan talenta digital yang tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap dunia kerja melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri," ujar Yassierli.
Ia menambahkan bahwa pendekatan yang menghubungkan peningkatan kompetensi dengan kebutuhan industri menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan nasional.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan lebih banyak talenta digital Indonesia yang adaptif, kompetitif, dan siap berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," bebernya.
Sementara itu, Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, mengatakan, Indonesia sebenarnya tidak kekurangan program pelatihan. Persoalan utamanya justru bagaimana menghubungkan proses belajar dengan kesempatan kerja.
"Itulah alasan kami menghadirkan Future Ready sebagai program CSR flagship terbaru XLSMART yang menjembatani perjalanan peserta dari learning to earning," katanya.
Rajeev menjelaskan, Future Ready tidak berhenti pada pemberian sertifikat, tetapi dirancang sebagai jalur pengembangan karier yang berkelanjutan.
Berita Terkait
-
HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Bocoran! Oppo Reno16 Series Meluncur 3 Juli 2026, Usung Desain Planet 3D dan Fitur AI Unik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
PTBA Perkuat Transformasi Digital dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDER SAP
-
Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
-
Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun