Suara.com - Bulan akan berubah warna menjadi merah akhir pekan ini. Fenomena yang dikenal dengan nama "blood moon" alias "bulan darah" ini, oleh beberapa pastor dianggap sebagai pertanda dari Kitab Suci akan kedatangan kembali Yesus Kristus.
"Bulan darah" adalah fenomena langka yang muncul di langit kawasan Amerika Utara, Asia, dan Australia. Saat sejajar dengan Bumi dan Matahari, cahaya Matahari ke Bulan tertutup oleh Bumi sehingga Bulan menghilang dari langit. Namun, sebelum hilang seluruhnya, Bulan akan tampat berwarna kemerahan. Dari situlah istilah "bulan darah" muncul.
Gerhana bulan yang akan terjadi pada akhir pekan nanti adalah fenomena "bulan darah" yang ketiga dari empat fenomena serupa. Fenomena "bulan darah" keempat diprediksi para pakar bakal terjadi sebelum berakhirnya tahun ini.
Menurut Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA), fenomena ini hanya terjadi beberapa kali saja dalam 2.000 tahun terakhir.
Seorang pastor asal Amerika Serikat melihat fenomena ini bukan sebagai fenomena yang biasa-biasa saja. Menurutnya, fenomena ini merupakan awal dari sebuah peristiwa besar yang bakal terjadi dan sudah diprediksi dalam kitab suci umat Kristiani, Alkitab.
Dalam kitab Yoel 2:31 di Alkitab versi King James ada tertulis: "Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu".
Sang pastor, John Hagee mengatakan, "bulan darah" yang muncul bertepatan dengan datangnya Hari Paskah menandakan 'sesuatu yang dramatis akan terjadi dan mengubah seluruh dunia'.
"Saya yakin kita akan melihat sesuatu yang dramatis terjadi di Timur Tengah dan melibatkan Israel yang akan mengubah arah sejarah di Timur Tengah serta mempengaruhi seluruh dunia," kata Pastor John Hagee seperti dikutip Mirror.
Menurut John, "bulan darah" yang muncul kali ini istimewa karena secara kebetulan menggenapi apa yang diramalkan lewat Alkitab.
"Yoel Pasal Dua juga mengatakan bahwa 'Hari Tuhan adalah saat di mana matahari tidak lagi bersinar," kata Pastor John.
"Bahkan Yesus sendiri, di dalam Injil Lukas, mengatakan bahwa 'dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang' dan mengatakan 'bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat'," lanjut Pastor John.
"Ada rangkaian kejadian yang diramalkan oleh Alkitab. Namun, tidak satupun yang memberitahukan kapan waktunya," kata Pastor John.
"Sebaliknya, hanya dikatakan "ketika engkau melihat tanda-tanda ini" - di mana empat "bulan darah" adalah salah satu tanda yang signifikan - maka akhir dari zaman ini sudah hampir datang," tutup Pastor John. (Mirror)
Berita Terkait
-
Australia Jadi Sorotan Dunia Berkat Munculnya Gerhana Bulan Darah
-
Terhalang Mendung dan Hujan, Warga di TIM Saksikan Gerhana Bulan via Streaming
-
Sediakan 6 Teleskop, Planetarium Jakarta Ajak Warga Amati Gerhana Bulan Total
-
Tata Cara Salat Gerhana Sendiri di Rumah, Lengkap dengan Bacaan Niatnya
-
Salat Gerhana 3 Maret 2026 Jam Berapa? Simak Tata Cara Pelaksanaannya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123