Suara.com - Google, pada Senin (20/4/2015), mengumumkan ikut dalam "perburuan" monster Loch Ness dengan memasang kamera-kamera Street View di sekitar danau di dataran tinggi Skotlandia itu.
Google mengungkapkan bahwa layanan Street View akan menayangkan gambar-gambar di permukaan dan di bawah permukaan danau Loch Ness, tempat yang disebut-sebut menyembunyikan monster purba raksasa.
Beberapa kamera dipasang Google pada sebuah perahu dan mengirim beberapa penyelam ke dasar danau, untuk memeroleh gambar yang lengkap.
Sayang, eksplorasi Google itu tidak membawa hasil yang menyenangkan bagi para pecinta mitos monster Loch Ness. Alih-alih sebagian besar yang diperoleh Google hanya gambar air gelap yang samar.
Peluncuran gambar-gambar Loch Ness di Street View sendiri bertepatan dengan tanggal penerbitan foto monster Loch Ness di sebuah surat kabar pada 1934. Ketika itu, seorang dokter ahli bedah Inggris, Robert Wilson, mengklaim berhasil memotret monster itu di Danau Loch Ness.
Belakangan diketahui bahwa foto itu palsu belaka. Foto Wilson itu sebenarnya hanya sebuah mainan dengan hiasan kepala kuda laut yang sedang berlayar di danau itu. (CNET/BBC)
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact