Suara.com - Sebuah monolith peninggalan kebudayaan zaman batu ditemukan di dasar perairan Mediterania pada kedalaman 40 meter. Peninggalan berupa bongkahan batu besar tunggal itu diperkirakan berusia sekitarn sembilan ribu tahun.
Totem berukuran 12 meter yang kini terbelah menjadi dua itu ditemukan di Selat Sisilia, perairan di antara Tunisia dan Pulau Sisilia. Diduga, monolith itu berasal dari pegunungan bawah laut yang berjarak 300 meter dari lokasi penemuan tersebut. Dahulu kawasan perairans Mediterania masih berupa lembah kering.
Berdasarkan studi yang dirilis di Journal of Archaeological Science, kawasan tersebut tenggelam pada 9.350 tahun yang lalu ketika lapisan es mencair. Sebelumnya, kawasan tersebut diyakini berupa kepulauan dengan rangkaian pulau-pulau yang menghubungkan Eropa dengan Afrika Utara dengan perairan dangkal.
"Dari ukurannya, kami memperkirakan bobot dari monolith tersebut mencapai sekitar 15 ton," bunyi studi tersebut.
Para peneliti mengatakan, keberadaan monolith tersebut membuat para akademisi meninjau kembali bagaimana para pemburu di masa lampau melakukan kegiatan mereka.
"Temuan ini memberikan bukti untuk studi aktivitas manusia Mesolitikum di kawasan Selat Sisilia," bunyi riset tersebut.
Para ilmuwan yang melakukan studi ini, Emanuele Lodolo dan Zvi Ben-Abraham mengatakan bahwa batu tersebut adalah buatan manusia dan bukan terjadi karena proses alam. Pasalnya, bentuknya terlalu rapi dan memiliki tiga lubang yang sama.
Untuk membuat, memindahkan dan mendirikan monolith sebesar ini membutuhkan pemikiran dan teknik yang matang. Dalam studi yang ada, kemampuan tersebut selama ini tidak dimiliki manusia yang hidup di zaman itu. (News.com.au)
Berita Terkait
-
Apa Saja Koleksi Langka di Museum Bagawanta Bhari? Dijarah Pas Demo 30 Agustus 2025
-
Ulasan Novel 7 Divisi: Melunakkan alam, ego, dan hati
-
Balita Temukan Artefak 3.800 Tahun, Ternyata Punya Kaitan dengan Kisah di Alkitab
-
Harta Karun Zaman Besi Ditemukan di Inggris, Bernilai Rp 5,4 Miliar!
-
Terbakar dan Terkubur di Ladang, 800 Artefak Zaman Besi Ini Bikin Arkeolog Terkejut!
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi