Suara.com - Kehidupan perkawinan jutaan orang terancam bubar setelah peretas menyebar data pengguna situs kencan Ashley Madison.
Ashley Madison adalah situs tempat orang-orang dari berbagai penjuru dunia mencari pasangan selingkuh. Dalam laman utamanya, situs tersebut secara terbuka mengatakan, "Hidup itu singkat, ayo selingkuh" (Life is short. Have an affair).
Pada Selasa malam lalu (Rabu siang waktu Indonesia), peretas menyebar data berisi jutaan alamat email dari pengguna Ashley Madison yang melingkupi pejabat pemerintah Amerika Serikat, para pegawai negeri Inggris, eksekutif tingkat tinggi perusahaan-perusahaan dari Eropa dan Amerika Utara.
Serangan peretas itu merupakan pukulan telak bagi Avid Life Media, perusahaan yang memiliki Ashley Madison, karena terjadi menjelang penjualan pertama mereka di pasar saham.
Namun demikian, ada juga pihak yang beruntung akibat ulah peretas. Mereka adalah para pengacara pernikahan, terapis, dan perusahaan keamanan dunia maya.
Pengacara terkenal Raoul Felder mengatakan bahwa tindakan peretas adalah hal terbaik yang pernah terjadi sejak Injil melarang perselingkuhan.
"Saya tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya," kata dia.
Sebelumnya pada bulan lalu, para peretas sudah mengancam akan menyebar foto-foto telanjang, cerita fantasi seksual, nama-nama, serta informasi kartu kredit dari 37 juta pengguna Ashley Modison dari seluruh dunia.
Tentu saja bocoran dari peretas akan membuat malu bagi para pengguna yang selama ini dikenal memiliki hubungan pernikahan baik-baik saja. Sementara bagi pasangan yang dikhianati, respon awal kaget akan dengan cepat berubah menjadi kemarahan, kata terapis pernikahan, Michele Weiner Davis.
Bocornya data juga diperkirakan membawa konsekuensi buruk bagi para pegawai pemerintah Amerika Serikat. Sejumlah portal teknologi melaporkan bahwa lebih dari 15.000 alamat email pengguna Ashley Modison adalah milik pejabat pemerintah dan militer.
Perselingkuhan, dalam kondisi tertentu, adalah tindakan kriminal bagi anggota pasukan bersenjata Amerika Serikat dan dapat berujung pada pemecatan secara tidak terhormat atau bahkan penjara.
"Adakah diri Anda di sini?" kata kelompok peretas, yang menyebut diri sebagai "Impact Team", dalam pernyataan yang menyertai data-data pengguna Ashley Modison.
Data tersebut disebar pertama kali dalam jaringan "situs hitam" (dark web), yang hanya bisa diakses melalui perambah khusus, meski kini sudah tersedia secara luas.
Dunia maya pun kini heboh membicarakan hal tersebut. Sebagian pengguna Twitter mengaku heran kenapa alamat email kerja digunakan untuk bergabung dengan situs selingkuh seperti Ashley Madison.
Seorang wanita yang merupakan anggota parlemen Inggris mengaku tidak mengetahui bahwa alamat emailnya berada dalam daftar pengguna situs perselingkuhan. Dia menduga bahwa emailnya telah digunakan tanpa sepengetahuan dirinya.
Avid Life, pemilik Ashley Madison, adalah perusahaan yang berpendapatan sangat besar. Tahun lalu mereka memperoleh pendapatan sekitar 115 juta dolar AS atau naik 45 persen dari tahun sebelumnya.(Antara/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya