- OLX meluncurkan kampanye #DealBikinBerkah di bulan Ramadan melalui fitur kategori Barang Gratis untuk donasi.
- Fitur ini memfasilitasi pengguna mendonasikan barang tidak terpakai tanpa biaya kepada penerima yang membutuhkan.
- Program berlangsung hingga 10 Maret 2026, memberikan hadiah gawai bagi pengunggah iklan terbanyak.
Suara.com - Platform iklan baris digital OLX memperkenalkan inisiatif baru bertajuk kampanye DealBikinBerkah guna menyambut bulan suci Ramadan.
Melalui fitur kategori Barang Gratis, perusahaan memberikan ruang bagi pengguna untuk mendonasikan barang-barang yang sudah tidak terpakai kepada pihak yang membutuhkan secara praktis.
Dalam sistem ini, pemilik barang dapat mengiklankan produk mereka tanpa dipungut biaya. Calon penerima yang berminat kemudian bisa melakukan komunikasi dan menjemput barang tersebut secara langsung sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
Direktur OLX, Agung Iskandar, menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bentuk inovasi dalam menyebarkan manfaat di tengah masyarakat.
“Melalui kampanye #DealBikinBerkah, kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa berbagi bisa dimulai dari hal yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. OLX memanfaatkan teknologi dengan menghadirkan kategori Barang Gratis dengan harapan menciptakan dampak positif, memperpanjang nilai guna barang, dan menyebarkan keberkahan di momen Ramadan. Semakin banyak barang yang dibagikan, semakin besar pula manfaat yang dirasakan oleh komunitas,” ujar Agung, Jumat (27/2/2026).
Program yang berlangsung hingga 10 Maret 2026 ini juga memberikan apresiasi bagi pengguna yang paling aktif mengunggah iklan di kategori tersebut. Peserta dengan jumlah unggahan terbanyak memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai gawai seperti PS 5 Slim hingga iPhone 17 Air.
Sederet figur publik juga turut meramaikan program ini dan terpantau mulai mengunggah barang pribadi mereka di platform OLX untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada pengikutnya maupun masyarakat umum.
Kategori Barang Gratis ini mencakup berbagai jenis komoditas yang luas. Masyarakat dapat menemukan atau menawarkan barang mulai dari telepon seluler, perlengkapan hobi, peralatan bayi, kebutuhan kantor, hingga perabot rumah tangga.
Langkah ini diharapkan mampu membangun ekosistem digital yang lebih inklusif sekaligus menjadi solusi praktis bagi warga di kota-kota besar untuk melakukan donasi barang dengan cara yang lebih modern di OLX.
Baca Juga: Aturan Daerah Dinilai Hambat Investasi Telekomunikasi, Target Internet Cepat 2029 Terancam
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
5 Sepatu Lokal Wanita Kronikel Project Paling Laris, Model Stylish Wajib Masuk Wishlist
-
BNPB Jelaskan Alasan Ambil Air Kolam Warga untuk Padamkan Karhutla
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Stylish untuk Tren Run to Coffee, Sporty tapi Tetap Trendi
-
Saatnya Aliansi Sawit Melindungi Petani Swadaya, Bukan Cuma Korporasi
-
Besok, Siswa di Pekanbaru Masuk Sekolah usai Diliburkan Gegara Kabut Asap
-
3 Emiten yang Dicap Sebagai Saham Berbasis Hijau
-
Pendukung Gus Yusuf Nyatakan Muktamar NU ke-35 Tak Legitimate, Mosi Tak Percaya ke Pimpinan Sidang
-
Jasad Bayi Laki-Laki Diseret Anjing di Sumedang
-
Ada 799 Izin Tambang, Rencana BLU Batu Bara Dinilai Bakal Rumit
-
Bulan Baru Harapan Baru, Ramalan Zodiak yang Akan Beruntung di Bulan September 2026