Suara.com - Perkembangan teknologi harus diakui juga mempengaruhi cara manusia berinteraksi dan mengubah kebutuhan manusia dalam keseharian. Contoh yang paling mudah adalah telepon seluler.
Ketika yang masa kejayaan featured phone, yang dikuasai Nokia, kita hanya butuh pulsa untuk berkomunikasi via panggilan suara dan pesan singkat. Saat ini, ketika smartphone yang jadi raja, pulsa saja tak cukup. Kita butuh data internet agar bisa mengakses sosial media, melakukan panggilan video, dan berbagi foto.
Kini data internet lazim dijual dalam paket berbasis kuota. Ada kuota harian, mingguan, dan bulanan. Kuota dalam paket internet mengacu pada batasan data yang bisa digunakan untuk proses upload atau download. Jika kuota habis, koneksi internet akan putus.
Lalu, mungkin kamu pernah bertanya, mengapa ada kuota? Kenapa tidak dibuat unlimited saja? Ada beberapa alasan kenapa ada kuota dalam paket internet menurut JalanTikus:
1. Agar Bisa Mengontrol Pengeluaran Uang
Harusnya kamu berterima kasih dengan adanya kuota internet. Karena kamu jadi tahu banyaknya data yang kamu download dan upload di smartphone kamu. Dengan ini, kamu bisa mengatur konsumsi data internet setiap bulannya dan selanjutnya mengatur pengeluaran kamu untuk internet dengan lebih rapih.
2. Untuk Jadi Patokan Mengontrol Diri
Selalu pantau banyaknya kuota yang kamu habiskan setiap bulannya. Jika ternyata kuota internet yang kamu habiskan melebihi batas kuota normal, itu sudah jadi tanda-tanda bahwa kamu kecanduan smartphone.
3. Karena Operator Juga Harus Untung
Apa kamu familiar dengan paket unlimited? Jika iya, pernahkah kamu bertanya kenapa ada kuota dalam paket unlimited? Kuota dalam paket unilimited ini adalah batasan akses internet dengan kecepatan maksimum. Jadi, apabila kamu sudah menggunakan internet di atas kuota yang telah ditentukan, maka kecepatannya akan turun dengan drastis, tapi kamu tetap bisa internetan dengan gratis. Batasan ini dikenal dengan istilah FUP (Fair Usage Policy).
Lalu, kenapa operator menyediakan paket unlimited jika ada kuota? Karena, sederhana saja, operator adalah perusahaan yang mencari keuntungan.
| Published by Jalantikus.com |
Berita Terkait
-
IM3 dan Tri Hadirkan Google Gemini AI di Paket Data Tanpa Langganan Mahal
-
Cek Promo Indomaret Khusus Paket Data dan Pulsa, Bonus Minyak Goreng hingga Sabun Cuci Piring
-
Dapat Duit Dadakan! Klaim DANA Kaget Sekarang untuk Beli Pulsa dan Kuota
-
Cara Instan Berbagi Foto Lebaran Tanpa Menghabiskan Paket Data Internet
-
Paket Data Diskon 50 Persen Lebaran 2025, Cek Harga dan Cara Beli Semua Operator
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris