Suara.com - Kemajuan dunia robotika, secara perlahan masuk hampir ke semua sektor kehidupan manusia dan mulai melakukan berabagai aktivitas tugas sehari-hari. Hal ini yang kemudian mendorong salah satu eksklusif Google, Eric Schmidt, khawatir jika robot-robot itu akan menggeser manusia dari pekerjaannya.
Kecerdasan buatai (AI) bisa menjadi ancaman bagi karyawan di sektor-sektor tertentu. "Tidak ada pertanyaan [AI] menjadi lebih luas, akan melakukan rutinitas, tugas yang berulang dari manusia," katanya kepada The Telegraph.
Dia menambahkan, secara ekonomi memang ini bisa menimbulkan banyak PHK. "Tapi teknologi ini menguntungkan semua orang di planet ini, dari orang kaya hingga orang miskin, yang dididik untuk tidak berpendidikan, IQ tinggi IQ rendah, setiap manusia dibayangkan Ini benar membuat kita semua lebih cerdas," papar Schmidt.
Pernyataan Schmidt itu melanjuti kemenangan Google AI AlphaBots atas juara dunia Go Lee Se-dol dalam empat pertandingan. Fakta bahwa Bot menang di pertandingan papan kuno Cina. Semua itu akibat dari perkembangan kecerdasan buatan (AI). (DigitalSpy)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas