Suara.com - Kalian yang tumbuh di era 1990 hingga 2000an awal tentu kenal dengan website media sosial Friendster? Didirikan 14 tahun lalu oleh seorang programer Kanada dan menjadi sangat populer di dunia di awal abad 21, kini pelopor media sosial itu sudah lenyap.
Tetapi, seperti petir di siang bolong, media sosial itu atau lebih tepatnya yang memiliki nama yang sama, tiba-tiba bangkit lagi pada pekan ini. Beralamat di www.friendster.id, media sosial itu kembali muncul, tetapi seperti yang terlihat dari domainnya, lahir di Indonesia.
Jika mengakses www.friendster.id, maka Anda akan menemukan sebuah website berwarna biru tua dengan tagline, "Temukan Teman Lamamu".
"Friendster adalah sebuah media sosial yang membantu untuk berbagi asa, cerita, dan tawa bersama orang-orang terpenting dalam hidup Anda. Sebagai situs jejaring sosial karya anak bangsa, Friendster merupakan sebuah manifestasi dari karakter rakyat Indonesia. Bersama Friendster Anda akan tetap dekat dengan kami, kita, dan mereka. Selamanya," bunyi penjelasan di dalam situs tersebut.
Sementara berdasarkan penelusuran pada situs whois.net, yang menyediakan layanan informasi domain di seluruh dunia, friendster.id memang didaftarkan di Indonesia pada 8 Maret 2016, pekan lalu.
Belum diketahui apakah friendster.id merupakan layanan yang sama dengan friendster.com yang populer di dunia pada awal 2000an, sebelum Facebook atau Twitter menguasai industri media sosial hingga saat ini.
Suara.com telah mencoba menghubungi pihak friendster.id, tetapi belum mendapatkan tanggapan.
Adapun friendster.com, yang didirikan pada 2002 punya hubungan yang unik dengan para pengguna internet di Indonesia. Bahkan setelah Friendster.com menutup layanan media sosialnya pada 2009, Indonesia masih merupakan salah satu negara dengan pengguna terbanyak di situs itu.
Bahkan menurut penelitian Michael Saylor, dalam bukunya "The Mobile Wave: How Mobile Intelligence Will Change Everything" (2012), Friendster.com masih sangat populer di Indonesia pad 2012.
Friendster.com sendiri dibeli oleh MOL Global, sebuah perusahaan internet asal Malaysia. Pada 2011 Friendster.com berubah dari media sosial untuk pertemanan, menjadi sebuah jejaring sosial untuk game. Pada Juni 2015, Friendster.com berhenti beroperasi untuk waktu yang tidak ditentukan.
Berita Terkait
-
Cara Mengaktifkan 2FA: Langkah Mudah Lindungi Akun Media Sosial dari Peretas
-
Real or AI: Krisis Nalar Kritis Kala Konten AI di Media Sosial Kian Nyata
-
Like, Validasi, dan Kecemasan: Harga Psikologis Mahasiswa di Era Sosmed
-
Estetika Media Sosial: Kala Hidup Lebih Penting Terlihat daripada Dijalani
-
Ketika Akses Ditutup, Risiko Tak Hilang: Pelajaran dari Larangan Media Sosial
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Apakah Stylus Pen Bisa untuk Semua Tablet? Cek 5 Rekomendasi Digital Pen Terbaik
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Pesaing Redmi Note 15 5G: Spek Gahar, Harga Bersahabat
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari 2026: Rebutan Dembele UTOTY yang OP Banget
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret
-
5 HP Murah Tanpa Iklan 'Pop-Up', Pemakaian Harian Tenang tanpa Gangguan
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia