Suara.com - Cina dan Rusia telah bersekutu mendeportasi Micrrosoft dari negeri mereka. Raksasa software itu diberikan pilihan, jika tidak segera hengkang dari kedua negeri itu akan dikenakan pajak dan denda yang tinggi.
Cina dan Rusia terus menyelidiki dan menangguhkan konten dan LSM asal AS. Salah satu yang menyebabkan keterbatasan ini adalah tingginya Nasionalis dan Komunis yang dimiliki keduanya.
Kemungkinan lain sempat tersiar, dimana kedua negara memiliki rencana bisnis licik dalam mempromosikan berbagai perusahaan teknologi Cina dan Rusia di sektor yang sama. Presiden Vladimir Putin menjadi salah satu pihak yang bahagia dengan menerima gelontoran dana dari pajak.
Presiden Putin adalah salah satu tokoh besar yang membenci segala sesuatu yang berbau Amerika. Ia sekarang ingin melarang Microsoft dari Rusia.
Negara satu itu bahkan telah membuat VK, Facebook versi Rusia. Melalui media sosial ini, pengguna dapat berbagi file, film, serial TV, dan lain-lain.
Sebetulna, harus diakui akan sulit untuk menggantikan Microsoft. Atau Putin berencana untuk menggantinya dengan Apple, karena ia berharap mendapat pajak dari layanan Apple.
Tsar Internet baru Rusia berencana menerapkan pajak 18 persen. Ini bisa terakumulasi untuk hampir 4 miliar dolar AS pendapatan yang hilang untuk Google dan Apple. Ada rencana, Rusia berencana mengganti Microsoft dengan Linux.
Sementara itu, internet Microsoft tidak lepas dari kritikan di Cina. Mereka telah benar-benar menyerah pada pasar Cina.
Penyelidikan antitrust Cina telah berperang dengan Microsoft lebih sejak 2014. Penyelidikan ini kompatibilitas dan penjualan Office serta perangkat lunak Windows, diantara isu-isu lainnya. Menariknya, Bing secara kasar diterjemahkan menjadi "penyakit" dalam bahasa Cina. Hal ini sedikit menendang regulator media digital Cina. (Clapway)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Pilihan HP Rp1 Jutaan Baterai 6000 mAh: Spek Dewa, Awet untuk Multitasking Harian
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Rilis ke iOS, Android, dan PC
-
5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
-
4 HP RAM 12 GB Termurah di Bawah Rp3 Juta Akhir Maret 2026, Juara Gaming dan Multitasking!
-
5 Rekomendasi Tablet Termurah di 2026 untuk Multitasking, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Smartwatch Murah Terbaik Rp200 Ribuan, Bisa Cek WA dan Pantau Kesehatan
-
36 Kode Redeem FF 29 Maret 2026, Trik Murah SG2 Lumut dan Bocoran Evo Bundle April
-
30 Kode Redeem FC Mobile 29 Maret 2026: Sambut TOTS April, Klaim Pemain Bintang Gratis
-
Terpopuler: Baru 2 Platform Patuhi PP Tunas, Pilihan HP Android yang Terbukti Awet
-
Bocoran iPhone 18 Terbaru: Semua Model Dapat Dynamic Island Lebih Kecil, Ini Detailnya