Suara.com - Facebook diketahui menguras kantong untuk keamanan sang pimpinan Mark Zuckerberg. Tidak tanggung-tanggunng raksasa jejaring sosial itu menghabiskan lebih dari 6,5 juta dolar AS atau kisaran Rp85 miliar pada tahun 2015.
Uang ini dimanfaatkan untuk membayar pengawal dan hal-hal lain yang dibutuhkan untuk melindungi Zuckerberg dan keluarganya. Nilai tersebut sebetulnya mengalami penurunan dibandingkan alokasi yang dikeluarkan pada 2014 yakni sebesar 7,8 juta dolar AS atau sekitar Rp102 miliar. Angka itu pun melonjak hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya 2013, sebesar 4,2 juta dolar AS atau sama dengan Rp55 miliaran.
Jika diambil total, selama tiga tahun terakhir, Facebook menghabiskan sebesar 19 juta dolar AS atau kisaran Rp250 miliar untuk keamanan CEO-nya itu. Pasalnya, Zuckerberg sangat mengkhawatirkan keamanan dirinya sendiri. Untuk itu, dia mengerahkan tidak kurang dari 16 orang untuk melindunginya di rumahnya di California.
Menurut Forbes, Zuckerberg adalah orang terkaya keenam di dunia dan sebelumnya telah diancam oleh para pendukung Negara Islam. Jika melihat pada hal tersebut, tidak heran jika dia sangat memperhatikan faktor keamanan untuk dirinya.
Tapi nilai 19 juta AS itu merupakan angka fantastis untuk perlindungan pribadi bagi seorang pimpinan sebuah perusahaan. Jika dibandingkan dengan CEO Apple, Tim Cook, dirinya hanya menghabiskan biaya sebesar 275 ribu dolar AS atau sekitar Rp3,6 miliar untuk keamanan dirinya.
Selain biaya pengawal, tagihan Facebook juga melonjak untuk biaya perjalanan pribadi Zuckerberg dengan menggunakan jet pribadi, demi keselamatannya. Tidak hanya itu, bos Facebook itu juga dilindungi dengan instalasi dan pemeliharaan alarm, kamera dan peralatan lainnya di rumah itu.
"Kami membutuhkan berbagai langkah keamanan karena pentingnya Zuckerberg bagi Facebook, dan kami percaya bahwa biaya ini secara keseluruhan sesuai dan diperlukan," tutur juru bicara Facebook seperti dilansir dari News.com, Sabtu (30/4/2016).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud
-
Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia
-
8 Lampu Emergency Portable Terbaik Bisa Dijadikan Power Bank, Solusi Praktis saat Mati Listrik
-
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Dijual, Tablet AI dengan WPS Office PC Level dan Baterai 10.200mAh
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta