Suara.com - Microsoft memberikan pengumuman mencengangkan dengan menutup permainan atau mesin kreativitas, Proyek Spark. Rencananya, penutupan akan dilakukan pada Jumat (12/5/2016) mendatang.
Pada dasarnya, Proyek Spark merupakan setengah game dan setengah platform yang memfasilitasi pengguna menciptakan permainan kecil yang bisa menjadi besar, seerti konsol sandbox. Pengumuman penutupan ini dilakukan Microsoft melalui postingan di sebuah blog. Isinya pengunduh penyimpan situs permainan akan segera offline atau tutup pada Agustus mendatang.
Menurut posting blog, layanan online Proyek Spark akan dihentikan pada tanggal yang disebutkan. Setelah itu, pemilik proyek Spark tidak akan dapat meng-upload konten yang mereka buat atau men-download konten orang lain. Namun, isi yang sudah mereka download masih dapat dimainkan secara offline.
Tentang keputusan untuk menutup Spark Project, Microsoft mengatakan dalam posting blog bahwa, proyek ini dinilai sudah tidak layak dilanjutkan dan perbaikan bug pun telah dilakukan. "Pembatalan Proyek Spark merupakan keputusan yang sangat sulit bagi tim kami," isi blog tersebut.
Orang pertama kali datang dan tahu tentang Proyek Spark dari media presentasi Microsoft di Electronic Entertainment Expo 2013. Permainan diusulkan untuk menyediakan alat yang mudah digunakan yang akan membantu siapa pun yang membangun game menggunakan controller, kamera Kinect, dan mouse dan Keyboard untuk versi Windows.
Setelah penutupan, hal yag perlu dilakukan bagi mereka yang menggunakan Proyek Spark, jika ingin terus memiliki akses ke kreasi Anda, pastikan bahwa mereka tersimpan secara lokal dan jika tidak, unduh semua. (NHV)
Tag
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
-
Instagram Luncurkan Instants, Fitur Foto Rahasia Mirip BeReal yang Langsung Masuk DM
-
7 Tablet Murah Rp1 Jutaan Mei 2026, Spek Terbaik untuk Belajar dan Hiburan
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i dan Yoga Slim Terbaru Hadir dengan Prosesor Intel Panther Lake
-
Bocoran Galaxy Unpacked 2026: Samsung Siapkan Kacamata Pintar dan HP Lipat Anyar
-
Telkomsel Bongkar Strategi Digital Retail 2026, Solusi AI dan IoT Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis
-
7 HP Midrange Body Metal 2026, Desain Premium Harga Masih Masuk Akal
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Mei 2026: Ada Tinju Gerhana dan Skin SG Apocalyptic
-
Ubisoft Gelar Perburuan Harta Karun Asli di Game Assassins Creed, Nilainya Rp8,7 Miliar!
-
6 Pilihan HP Oppo RAM 12 GB Memori 256 GB untuk Multitasking Tanpa Batas