Suara.com - NASA 'melepaskan' pesawat ruang angkasa bernama Juno untuk menjalankan ke Jupiter. Misi senilai 1,1 miliar dolar AS itu untuk menyelidiki asal-usul tata surya.
Pesawat angkasa itu diluncurkan di Pasadena, California lima tahun lalu dan sesuai rencana mulai masuk orbit planet terbesar itu pada pukul 23.53 waktu setempat (03.53 GMT).
"Kami berada di sana. Kami berada dalam orbit. Kami menaklukkan Jupiter. Hal ini hampir seperti mimpi menjadi kenyataan," kata Scott Bolton, peneliti utama NASA dari Southwest Research Institute di San Antonio, Texas, seperti dilansir dari Daily Mail, Selasa (5/7/2016).
Juno diluncurkan lima tahun lalu dari ajang Cape Canaveral, Florida dan telah melakukan perjalanan 1,7 miliar mil (2,7 miliar kilometer) sejak saat itu. Kedatangannya menandai awal dari misi 20 bulan, di mana para ilmuwan berharap mengetahui lebih lanjut tentang berapa banyak kandungan air yang ada di Jupiter.
"Alam semesta yang menakjubkan ini yang kita lihat, bagaimana itu bekerja dan bagaimana hal itu dimulai? Itu adalah salah satu hal yang menakjubkan tentang bekerja untuk NASA dan bekerja pada proyek-proyek besar. Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan besar," tutur ilmuwan proyek NASA Steve Levin.
Satelit ini dilengkapi dengan sembilan instrumen ilmu pengetahuan, termasuk kamera, yang sebelum mengorbit menangkap video Jupiter dan bulan-bulannya meluncur di sekitarnya pada kecepatan berbeda.
"Itu adalah sangat signifikan. Kami akhirnya bisa melihat dengan video real, dengan gambar yang nyata, gerakan ini dan kami hanya bisa membayangkan itu sampai hari ini," kata Bolton.
Juno bukan pesawat ruang angkasa pertama yang mengorbit Jupiter, NASA mengatakan, jalurnya akan membawa lebih dekat dari pendahulunya, Galileo, yang diluncurkan pada tahun 1989.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC