Suara.com - Wali Kota Padang, Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) berinisiatif melakukan antisipasi terhadap dampak negatif internet khususnya bagi anak.
"Antisipasi dapat dilakukan BPMPKB dengan mendesak penyedia layanan internet untuk memblokir situs yang kurang sehat atau tidak pantas bagi anak," kata Mahyeldi, di Padang, Rabu (13/7/2016).
Menurutnya, keberadaan bidang perlindungan anak dan perempuan di BPMPKB tentunya bisa menjalankan tugas antisipasi tersebut. Misalnya melakukan perjanjian kerja sama atau kesepakatan dengan penyedia layanan internet atau warung internet untuk tidak menampilkan dan melayani situs terlarang bagi anak.
Dalam hal ini BPMPKB dapat melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada penyedia jasa agar semuanya menutup "konten" merusak tersebut.
"Jika Kementerian Komunikasi dan Informasi menutup secara nasional, BPMPKB menutup secara lokal," tambahnya.
Menekan situs tidak pantas bagi anak ini menjadi tugas BPMPKB dalam melindungi anak, sebab dampak internet tersebut saat ini telah di luar batas kewajaran. Selain memunculkan tindakan kriminal dan asusila, konten internet tersebut juga memberikan pengaruh pada perilaku anak.
Tidak heran menurut Mahyeldi, banyak anak yang matang secara fisik dan seksual sebelum usianya.
"Meski mungkin tidak semata karena internet, namun fenomena ini perlu jadi bahan kajian sekaligus solusi bila nantinya menimbulkan masalah," ujar dia.
Sebab kejadian atau kasus yang terjadi pada anak usia belia beberapa waktu terakhir ini erat kaitannya dengan fenomena perilaku tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 6 Februari 2026: Klaim Sukuna, G36, dan Parasut Jujutsu
-
Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara
-
Terpopuler: TWS Murah 2026 Versi David GadgetIn, Tokoh Teknologi yang Muncul di Epstein Files
-
Apakah Stylus Pen Bisa untuk Semua Tablet? Cek 5 Rekomendasi Digital Pen Terbaik
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Pesaing Redmi Note 15 5G: Spek Gahar, Harga Bersahabat
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari 2026: Rebutan Dembele UTOTY yang OP Banget
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh