Suara.com - Pelabuhan adalah salah satu area publik, juga bisnis yang sibuk dengan hilir-mudik barang dan orang setiap harinya. Pokemon Go telah membuat aktivitas sebuah pelabuhan kapal ferry di Toronto, Kanada terganggu hingga otoritas setempat kelimpungan.
Jack Layton Ferry Terminal, nama tempat itu, menurut laporan Associated Press pada Kamis (4/8/2016), dijadikan Pokestop oleh Pokemon Go. Terdapat belasan titik pokestop di dalamnya yang mengundang ribuan pemain Pokemon Go datang ke tempat tersebut dan merecoki pelabuhan.
Apalagi, kedatangan para penggila Pokemon Go seperti tak kenal waktu.
Jack Layton Ferry Terminal sendiri merupakan penghubung antara daratan utama Toronto dengan pulau-pulau di sekitarnya. Tempat ini adalah salah satu jalur transportasi yang kerap digunakan penduduk kota atau turis.
Juru Bicara Pertamanan dan Daerah Rekreasi Toronto, Matthew Cutler mengatakan, telah menghubungi Niantic, pengembang permainan ini. Dia meminta untuk menghilangkan atau setidaknya merelokasi Pokestop ke taman yang lebih layak. Ia menerangkan kehadiran pemburu-pemburu pokemon tersebut telah mengganggu operasional kapal ferry.
Sebelumnya, para pemain game populer itu di Bosnia, mereka nekat mengejar monster-monster virtual hingga ke ladang-ladang ranjau sisa konflik pada era 1990an.
Selain itu, sempat juga seorang pria asal Prancis berusia 27 tahun dengan nama Romain Pierre ditangkap.
Pria tersebut diketahui memasuki pangkalan militer Indonesia yang berlokasi di Cirebon tanpa izin. Ia masuk ke wilayah 'terlarang' untuk umum itu dengan tujuan bermain game Pokemon Go.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan