Suara.com - Hari Minggu lalu, muncul kabar mengejutkan soal tewasnya seorang karyawan perusahaan raksasa teknologi Google. Jenazah Vanessa Marcotte, (27), manajer akuntan Google cabang New York tersebut, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah hutan kawasan Woodland, Massachusetts, Amerika Serikat.
Mayat Vanessa ditemukan anjing pelacak Minggu (7/8/2016), dalam keadaan tanpa busana, dengan luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya. Vanessa dilaporkan hilang pada sore hari, usai pamit untuk pergi "jogging" dari kediaman ibunya di Princeton, Massachusetts, yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi penemuan jenazahnya.
Hingga kini, kematian Vanessa masih menjadi misteri. Diduga, Vanessa menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan. Polisi masih mengumpulkan petunjuk untuk mencari siapa yang patut bertanggungjawab atas tewasnya sang manajer Google.
Jika menengok ke belakang, Vanessa bukan karyawan Google pertama yang meninggal secara tak wajar. Sebelumnya, ada beberapa pegawai Google yang meninggal dunia dengan cara yang terbilang tragis. Siapa sajakah mereka?
1. Forrest Timothy Hayes, Eksekutif Google
Hayes jadi karyawan Google pertama yang tercatat meninggal dengan tragis. Karyawan di level eksekutif Google tersebut ditemukan tewas di atas kapal pribadinya di kawasan Santa Cruz, California, Amerika Serikat, bulan November 2013.
Hasil penyelidikan menemukan fakta bahwa Hayes, (51), disuntik heroin dosis tinggi oleh Alix Tichelman, (26), pekerja seks komersial yang menemaninya di atas kapal. Tichelman meninggalkan Hayes tanpa meminta pertolongan terlebih dahulu. Hayes pun akhirnya meninggal akibat pengaruh heroin yang disuntikkan oleh Tichelman.
Atas perbuatannya, Tichelman divonis hukuman penjara enam tahun. Meski suntikan heroin diberikan atas permintaan Hayes, Tichelman dinyatakan bersalah atas dakwaan secara tidak sengaja membunuh ayah lima anak tersebut.
2. Dan Fredinburg, Kepala Google X
Dan Freiburg, seorang Eksekutif Google yang mengepalai Google X, meninggal dunia akibat tertimpa longsoran es Gunung Everest, saat terjadi gempa bumi Nepal, bulan April 2015 lalu. Google X dikenal sebagai sayap bisnis Google yang menggodok berbagai proyek berbau futuristik.
Fredinburg adalah seorang pendaki berpengalaman yang merupakan salah satu pendiri Google Adventure, sebuah tim pembuat foto-foto Google Street View di tempat-tempat eksotis dan ekstrim seperti puncak Everest, atau Karang Penghalang Besar di lepas pantai Australia.
3. James Howard, Karyawan Divisi Marketing Google
Nasib malang menimpa James Howard, karyawan divisi marketing Google cabang Inggris, saat bertugas di Cannes, Prancis. Dirinya meninggal setelah tertabrak mobil taksi, saat berada di kota tersebut, pada bulan Juni 2015.
James di Cannes untuk menghadiri "Cannes Lions International Festival of Creativity", sebuah pameran perdagangan serta pemberian penghargaan bagi insan periklanan, pemasaran, dan media. James diketahui bekerja dalam sebuah proyek yang dinamakan Google's Inside Abbey Road, program yang menawarkan tur interaktif ke studio-studio legendaris di kawasan Abbey Road, London.
4. Travis Aaron Gordon, karyawan kontrak Google
Nasib karyawan Google ini juga tragis. Travis ditembak di sebuah minimarket dan pom bensin kawasan Dorchester, Summerville, South Carolina, Amerika Serikat, juga pada bulan Juni 2015.
Tidak diketahui motif penembakan. Polisi juga tidak menemukan adanya perampokan dalam insiden tersebut.
Gordon diketahui bekerja sebagai insinyur kelistrikan di fasilitas Google di kawasan Berkeley County. Saat meninggal dunia, Gordon terbilang karyawan yang masih baru.
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Xiaomi Siapkan Laptop Pesaing MacBook 2026: Bodi Tipis dengan Intel Core Ultra
-
Developer Call of Duty Hampir Angkat Cerita Iran Serang Israel, tapi Dibatalkan
-
4 HP dengan Kamera Zeiss Termurah, Hasil Foto Setara Kamera Profesional
-
Poco X8 Pro dan X8 Pro Max Rilis Global 17 Maret: Spesifikasi Lengkap Terungkap
-
Terungkap Spesifikasi Samsung Galaxy A37 dan A57: Layar AMOLED 120Hz dan Baterai 5.000mAh
-
Sharp GIGA Fest 2026: Rayakan 56 Tahun dengan Inovasi Teknologi Terbaru
-
Spesifikasi Realme C83 5G: HP Murah dengan Baterai 7.000 mAh dan Layar 144 Hz
-
Serangan Trojan Perbankan Android Naik 56 Persen di 2025, Pakar Siber Peringatkan Ancaman Baru
-
Cara Berburu THR FF dengan Hadiah hingga Rp6 Miliar, Banyak Pulsa di Free Fire!
-
Shopee Big Ramadan Sale 9 Maret 2026: Diskon 50%, Gratis Ongkir, hingga iPhone Rp1