Suara.com - Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Iza mengatakan penerapan perubahan biaya interkoneksi yang rencananya akan dilaksanakan pada 1 September 2016, ditunda sementara waktu.
"Iya kita mengikuti apa yang disepakati saat rapat kerja Menkominfo dengan DPR, 24 agustus lalu," katanya di Jakarta, Rabu (31/8/2016), saat dikonfirmasi Antara.
Komisi I DPR sebelumnya menggelar rapat kerja dengan Menkominfo pada Rabu, 24 Agustus 2016 terkait tarif interkoneksi setelah adanya pro-kontra terkait rencana tersebut.
Dalam kesempatan itu, Komisi I DPR meminta agar kebijakan tersebut ditunda hingga pertemuan rapat kerja berikutnya, setelah mengadakan rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan operator. Komisi I telah menggelar RDPU pada Kamis, 25 Agustus 2016.
Rapat kerja Komisi I DPR dan Menteri Komunikasi dan Informatika yang seharusnya dijadwalkan Selasa 30 Agustus 2016 batal.
Sementara Menkominfo sendiri pada Rabu malam ini akan berangkat ke Cina. Menteri nantinya akan mendampingi Presiden Jokowi lawatan ke Cina selama 2-6 September mendatang guna menghadiri Pertemuan G-20. Untuk itu rapat kerja bisa dilaksanakan seusai Menteri Rudiantara pulang dari Cina.
Biaya interkoneksi berdasarkan Surat Edaran No.115/M.Kominfo/PI.0204.08/2016 turun rerata 26 persen dari 18 item. Untuk biaya percakapan antaroperator diturunkan dari Rp250/menit menjadi Rp204 per menit.
Menurut Noor Iza, perubahan tarif interkoneksi juga belum bisa diterapkan pada 1 September ini karena masih menunggu semua dokumen penawaran interkoneksi (DPI) dari operator telah diserahkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika. Untuk itu, pihaknya masih menunggu hal itu.
Sementara itu, Menteri Rudiantara Rabu siang telah menerima perwakilan Serikat Pekerja BUMN Strategis di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta. Dalam pertemuan itu perwakilan serikat pekerja mengatakan khawatir Telkom dan anak usahanya Telkomsel akan merugi jika kebijakan penurunan tarif interkoneksi diterapkan.
Dalam kesempatan tersebut, menurut Noor Iza, Menkominfo menyampaikan interkoneksi merupakan hak masyarakat dan jangan dijadikan sumber pendapatan.
"Berkenaan dengan apa-apa yang menjadi kekhawatiran terkait BUMN, Bapak Menkominfo akan selalu berkoordinasi dengan pemangku kepentingan," kata Noor.
Berita Terkait
-
AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa
-
Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
-
Spektrum Baru Bikin Internet Lebih Cepat hingga Pelosok, Telkomsel Siapkan Lompatan Jaringan 5G
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
-
CapCut Resmi Hadir di MyTelkomsel, Telkomsel Permudah Akses Editing Video AI bagi Kreator Konten
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini
-
POV Mahasiswa: Menjadi Agent of Change dari Bli Nyoman Desa Sejahtera Astra
-
Tanggap Gempa Flores, BRI Peduli Turun Langsung Bantu Masyarakat Terdampak Bencana
-
Kim Soo Hyun Comeback di Dunia Hiburan, Lebih dari 40 Proyek Menanti
-
Solar Run 2026 Bawa Pesan soal Gaya Hidup dan Energi Bersih
-
Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
-
Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT
-
Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal
-
Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan