Suara.com - Sebuah perusahaan produsen drone di Jepang memproduksi sebuah drone jenis baru, yang tidak saja bisa terbang melayang tanpa awak tetapi juga dilengkapi dua lengan bercakar dan mampu mengangkat benda-benda di darat.
Prodrone, perusahaan yang memfokuskan diri pada bisnis drone bagi profesional itu, mengatakan sepasang lengan robotik drone bernama PD6B-AW-ARM itu bisa mengangkat benda di darat dan memindahkannya dengan mudah.
Drone itu juga bisa hinggap - seperti burung - di tempat tinggi. Kedua lengan dalam manuver ini berfungsi seperti kaki pada burung. Dalam sebuah video di YouTube terlihat PD6B-AW-ARM hinggap di sebuah balkon, mematikan mesin, kemudian hanya dalam hitungan detik mengudara kembali.
Masakazu Kono, direktur eksekutif Prodrone, perusahaan yang bermarkas di Nagoya itu, mengatakan bahwa pihaknya ingin merintis drone yang berorientasi pada tugas tertentu.
"PD6B-AW-ARM bisa menyelesaikan banyak tugas dan saya yakin tak ada orang lain bisa membuat drone seperti ini," kata Kono seperti dikutip The Guardian.
PD6B-AW-ARM pertama kali dipamerkan di InterDrone, sebuah pameran drone di Las Vegas, Amerika Serikat pada September lalu.
Kono mengatakan meski bobot maksimal yang bisa diangkat Prodrone sekitar 10kg, tetapi pesawat nirawak itu sendiri sebenarnya mampu mengangkat benda berbobot 20kg. Ia bisa terbang selama 30 menit jika baterainya diisi penuh dan melesat dengan kecepatan 60km/jam.
Dalam video PD6B-AW-ARM menunjukkan kemampuannya mengangkat sebuah kursi logam dan membawa pelampung ke tengah kolam renang. Prodrone sendiri mengatakan bahwa PD6B-AW-ARM bisa melakukan tugas berbahaya, seperti mengangkut kargo, memotong kabel, dan memindahkan benda berbahaya seperti bom.
Meski demikian kemampuan unik PD6B-AW-ARM dikhawatirkan bisa digunakan oleh para kriminal untuk tujuan jahat, termasuk di dalamnya - seperti diulas situs teknologi Gizmodo - untuk menculik bayi dan anak-anak.
Prodrone sendiri belum berkomentar soal kekhawatiran itu, tetapi bukankan semua teknologi mutakhir bisa digunakan untuk tujuan jahat. Tergantung pada manusianya saja, bukan?
Berita Terkait
-
Memanas! Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Incar Kapal Induk USS Abraham Lincoln
-
4 Rekomendasi Drone Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Kemampuan Nggak Main-Main!
-
INSTRAN Minta Pemerintah Garap Masterplan Transportasi saat Bencana, Drone jadi Solusi?
-
Fakta Lengkap Skandal Drone John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Skandal Drone Hantui Karier John Herdman: Nyaris Dihukum Seumur Hidup
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Apakah Stylus Pen Bisa untuk Semua Tablet? Cek 5 Rekomendasi Digital Pen Terbaik
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Pesaing Redmi Note 15 5G: Spek Gahar, Harga Bersahabat
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari 2026: Rebutan Dembele UTOTY yang OP Banget
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret
-
5 HP Murah Tanpa Iklan 'Pop-Up', Pemakaian Harian Tenang tanpa Gangguan
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia